07.Antonio-Sistem Komputer semester 1
SISTEM
KOMPUTER
SMK
ISLAM 1 BLITAR
By: Antonio (07)
Bab
1- Memahami system input proses output
Kegiatan belajar 1 – Sistem,
fungsi, dan struktur masukan
Sistem komputer dalam memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, memori
(primer dan sekunder), dan peralatan masukkan/keluaran (I/O devices)
seperti
printer, monitor, keyboard, mouse dan modem. Modul I/O tidak hanya
sekedar modul
penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan
fungsi
komunikasi antara peripheral dan bus computer.
Alasan kenapa piranti – piranti tidak langsung dihubungkan dengan bus
sistem komputer, yaitu: bervariasinya metode operasi piranti peripheral;
kecepatan
transfer data lebih lambat dari pada laju transfer data; format dan
panjang data
seringkali berbeda dengan CPU.
Sistem masukan, fungsi dan struktur masukan, antara lain:
1. Sistem Masukkan (Input)
Sistem input
adalah suatu jaringan yang bekerja sama dan saling
berhubungan untuk
memasukkan data ke dalam sistem komputer yang akan
diolah oleh suatu
program tertentu melalui sebuah perangkat masukkan (input
device).
Perangkat masukkan (input
device) merupakan peralatan yang digunakan
untuk menerima data
yang akan diolah ke dalam komputer. Prinsip kerja yang
dilakukan perangkat input
adalah mengubah perintah dalam bentuk yang
difahami oleh manusia
kepada data berupa kode-kode biner (binary encoded
information)
yang dimengerti oleh komputer.
2. Fungsi Masukkan (Input)
antara lain: (a)
Kontrol dan pewaktuan (control & timing), (b) Komunikasi CPU,
(c) Komunikasi
perangkat eksternal, (d) Pembuffer-an data.
Fungsi masukkan/alat input
menurut Jogiyanto adalah untuk memasukkan
data ke dalam sistem
computer, memasukkan program ke dalam sistem
computer, sebagai
alat input sendiri dan sebagai alat output untuk menampilkan
hasil (Alat input/output
demikian disebut dengan terminal). Terminal dapat
digolongkan sebagai
berikut: (a) Non Intelligent Terminal (dumb terminal,
(b)
Smart Terminal,
(c) Intelligent Terminal (logic terminal atau programmable terminal).
3. Struktrur Masukkan
(input), berupa: (a) interupsi input, untuk memulai operasi
input;
(b) DMA (Direct Memory Access), yaitu metode penanganan input;
(c)
perbedaan
dalam penanganan interupsi.
Kegiatan belajar 2 – Teknik input output
Menurut Stalling terdapat
tiga buah teknik dalam
operasi Input-Output,
yaitu:
1. I/O terprogram
Pada I/O terprogram,
data (pemindahan data, pengiriman perintah baca
maupun tulis, dan
monitoring perangkat) saling dipertukarkan antara CPU dan
modul I/O. Kelemahan
teknik ini adalah CPU akan menunggu sampai operasi I/O
selesai dilakukan
modul I/O sehingga akan membuang waktu.
Terdapat empat klasifikasi
perintah I/O, yaitu: (a) Perintah control, (b) Perintah test, (c) Perintah
read, (d) Perintah
write. Dalam teknik I/O terprogram, terdapat dua macam
inplementasi perintah
I/O yang tertuang dalam instruksi I/O, yaitu: memorymapped I/O dan
isolated I/O.
2. Interrupt-Drivenn I/O
Teknik interrupt
driven I/O memungkinkan proses tidak membuang-
buang waktu. Dalam
teknik ini kendali perintah masih menjadi tanggung jawab
CPU, baik pengambilan
perintah dari memori maupun pelaksanaan isi perintah tersebut.
Cara kerja teknik
interupsi pada modul I/O adalah modul I/O menerima
perintah, kemudian
melaksanakan perintah dari peripheral dan meletakkan
paket data ke register
data modul I/O, selanjutnya modul mengeluarkan sinyal
interupsi ke CPU
melalui saluran kontrol.Kemudian modul menunggu datanya
diminta CPU.
Pengolahan interupsi
saat perangkat I/O telah menyelesaikan sebuah
operasi I/O adalah
sebagai berikut:
a. Perangkat I/O akan
mengirimkan sinyal interupsi ke CPU.
b. CPU menyelesaikan
interupsi tersebut.
c. CPU mempersiapkan
pengontrolan transfer ke rountine interupsi dengan menyimpan informasi berupa:
(1) Status prosesor, (2) Lokasi intruksi berikutnya.
d. Kemudian CPU akan
menyimpan PC (Program Counter) eksekusi sebelum
interupsi ke stack
pengontrol bersama informasi PSW.
e. Selanjutnya CPU
memproses interupsi sampai selesai.
f. Apabila pengolahan
interupsi selesai, CPU akan memanggil kembali
informasi yang telah
disimpan pada stack pengontrol. Terdapat bermacam
teknik yang digunakan
CPU dalam menangani program interupsi ini, diantaranya:(1) Multiple Interrupt
Lines, (2) Software Poll, (3) Daisy Chain,
(4) Arbitrasi bus.
3. Direct Memory
Access (DMA)
Prinsip kerja DMA
adalah CPU akan mendelegasikan kerja I/O kepada
DMA dan akhir proses
saja. Dengan demikian CPU dapat menjalankan proses
lainnya tanpa banyak
terganggu dengan interupsi.
Dalam melaksanakan
transfer data secara mandiri, DMA memerlukan
pengambilalihan
kontrol bus dari CPU. Teknik terakhir lebih umum digunakan
sering disebut
cycle-stealing, karena modul DMA mengambil alih siklus bus.
Kegiatan belajar 3 – Perangkat pemroses, Sistem,
fungsi dan struktur keluaran
perangkat pemroses
adalah alat dimana intruksi-intruksi
program diproses
untuk mengolah data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan
hasilnya akan
ditampilkan di alat output. Perangkat pemroses atau pengolah data
dalam komputer menurut
Supriyanto adalah prosesor (processor) atau CPU (Central
Processor Unit).
Tugas CPU adalah
melaksanakan dan mengawal keseluruhan operasi
komputer sehingga
sering dinamakan sebagai otak komputer. CPU memiliki 3
komponen utama yang
merupakan bagian tugas utama CPU yaitu:
a. Unit Kendali
(Control Unit/CU), bertugas: Mengatur dan mengendalikan alat-
alat input dan
output, Mengambil intruksi-intruksi dari main memory, Mengambil
data
dari main memory.
b. Arithmetic and Logic
Unit (ALU), bertugas melakukan semua
perhitungan
aritmatika atau
matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program dan
melakukan keputusan
dari operasi logika sesuai dengan instruksi program.
c. Register,
merupakan simpanan kecil yang mempunyai kecepatan tinggi. Ada 3
macam ingatan yang
dipergunakan di dalam sistem komputer, yaitu: Register, Main memory,
Ekternal memory. Register yang berhubungan dengan
instruksi yang sedang
diproses adalah instruction register dan program counter.
Kegiatan belajar 4 – Modul Input Output
(I/O) terprogram (PPI)
Pada I/O terprogram
menurut Stalling, merupakan salah satu teknik input output
dimana data saling
dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU
mengeksekusi program yang
memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung,
seperti pemindahan data,
pengiriman perintah baca maupun tulis, dan monitoring perangkat.
Kelemahan teknik ini
adalah CPU akan menunggu sampai operasi I/O selesai
dilakukan modul I/O
sehingga akan membuang waktu.
Terdapat empat klasifikasi
perintah I/O, yaitu: (a) Perintah control, (b)
Perintah test, (c)
Perintah read, (d) Perintah write. Dalam teknik I/O terprogram,
terdapat dua macam
inplementasi perintah I/O yang tertuang dalam instruksi I/O,
yaitu: memory-mapped
I/O dan isolated I/O.
Bab
2 - Memahami perangkat Eksternal/Peripheral dan merangkai
perangkat
eksternal dengan console unit
Kegiatan belajar 1 – Peripheral Input
(keyboard, mouse, touchscreen,
barcode reader, image scanner, webcam)
Peripheral input
(perangkat input) adalah perangkat yang digunakan untuk
memasukkan data atau
perintah kedalam komputer. Contoh alat masukkan:
1. Keyboard (Papan
Tombol) adalah alat masukkan melalui proses pengetikkan
lewat penekanan
tombol yang ada di keyboard. Keyboard terdiri atas tombol
pengetikan, angka,
fungsi, dan tombol kontrol. Keyboard dihubungkan dengan
komputer menggunakan
sebuah kabel atau tanpa kabel (menggunakan sinar
infra merah).
2. Mouse adalah
pointing device yang digunakan untuk mengatur posisi cursor di
layar dengan cara
menggerakkan atau menggesernya. Sebagian besar mouse
memiliki tiga tombol
yaitu tombol kiri, tengah dan kanan. Penekanan tombol
mouse disebut click,
sedangkan pergerakan penunjuk mouse disebut drag.
3. Touchscreen/ Layar
sentuh adalah layar monitor yang akan mengaktifkan
program bila bagian
tertentu di layar disentuh dengan tangan. Layar sentuh ini
biasanya terbungkus
oleh plastik dan di belakangnya terdapat sinar inframerah
yang tidak terlihat.
4. Barcode reader
merupakan alat untuk membaca kode / pola barcode pada
barang-barang yang
dijual di toko-toko swalayan untuk mempercepat proses
pemasukan data
transaksi penjualan. Barcode dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu
barcode 1 dimensi dan
barcode 2 dimensi.
5. Image Scanner
merupakan piranti yang dapat mengambil masukan data gambar,
foto, bahkan juga
tulisan tangan. Hasil scan akan diubah menjadi isyarat digital
dan akan ditampilkan
di monitor komputer kemudian dapat disimpan sebagai file
serta dapat diubah /
dimodifikasi sesuai kebutuhan.
6. Webcam (web
camera) merupakan perangkat sederhana berupa alat perekam
atau kamera mini yang
terhubung dengan internet. Webcam memberikan
kemudahan penggunanya
untuk berkomunikasi jarak jauh dengan menampilkan
video call melalui
fitur yang didukung dengan internet.
Kegiatan belajar 2 –Peripheral Output
(monitor, LCD, printer, plotter)
Alat Keluaran (Output Device) adalah perangkat keras komputer yang
berfungsi untuk menampilkan / mencetak keluaran sebagai hasil
pengolahan
data.Alat keluaran terdiri atas hard copy, softcopy. Contoh alat
keluaran, antara lain:
1. Monitor, merupakan suatu alat yang digunakan sebagai output
data tampilan grafis pada komputer tersebut. Ketajaman gambar yang ditampilkan
padasebuah layar monitor sangat ditentukan oleh resolusi.
2. Printer adalah perangkat keras (hardware) dimana perangkat itu
akan bekerja
apabila pengguna menghubungkannya dengan perangkat komputer, yang
bisa
digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan grafik ke
dalam
bentuk kertas atau sejenisnya.
3. Plotter, merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus
guna
menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun
grafik. Dengan
menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka pelbagai bentuk
gambar
akan dapat disajikan secara prima.
Kegiatan belajar 3 –Peripheral Storage (flash
drive, disk drive, CD/DVD ROM drive)
Peripheral storage adalah
perangkat penyimpanan. Contoh dari peripheral
storage
ini, antara lain:
1. External hard drive, yaitu media penyimpan data yang berada di
luar casing komputer.
2. Flash drive adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND.
Di dalam
perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang
bersifat
non–volatile alias tidak
akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik.
Flashdisk berfungsi untuk menyimpan dan memindahkan data.
3. CD/DVD ROM drive, merupakan sebuah piringan kompak dari jenis
piringan
optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. CD-ROM drive hanya
bisa
digunakan untuk membaca sebuah CD dan untuk melakukan
penginstalasian
sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau Software-software
lainnya.
Secara garis besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya
yaitu :
ATA/IDE dan SCSI.
Kegiatan belajar 4 –Peripheral Input/Output
(modem, NIC)
1. Modem, berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator
merupakan
bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa
(carrier) dan
siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang
memisahkan
sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa
yang diterima
sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada
modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima
data dari
luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal
digital supaya
dapat diproses lebih lanjut oleh komputer.
2. NIC (Network Interface Card) atau Kartu Jaringan atau LAN Card
atau EthernedCard merupakan suatu perangkat yang menyambungkan kabel jaringan
dengan
computer serta menyediakan pengalamatan secara fisik.
Bab
3 - Struktur dan Interkoneksi Bus
Kegiatan belajar 1 – Jenis dan fungsi BUS
Bus atau disebut juga pathway merupakan sirkuit yang
merupakan jalur
transportasi informasi antara dua atau lebih alat-alat dalam
sistem komputer. bus
yang menghubungkan CPU dengan main memory disebut dengan
internal bus.
Sedangkan bus yang menghubungkan CPU alat-alat input/output
disebut dengan
external bus.
Berdasarkan jenis busnya, bus dibedakan menjadi bus yang khusus
menyalurkan data tertentu, misalnya paket data saja atau alamat
saja, jenis ini
disebut dedicated bus. Namun apabila bus dilalukan
informasi yang berbeda baik
data, alamat maupun sinyal kontrol dengan metode mulipleks data
maka bus ini
disebut multiplexed bus. Jenis bus yang lainnya pada
computer, yaitu Bus PCI
(Peripheral Component Interconnect); Bus USB; Bus
SCSI (Small Computer System
Interfaces); Bus Fire Wire.
Menurut Supriyanto jenis bus-bus pada komputer modern, antara
lain: Bus
prosesor.atau FSB (Front-Side Bus), merupakan bus kecepatan tinggi
dalam sistem
dan merupakan inti chipset dan motherboard. Bus ini digunakan
terutama oleh
prosesor untuk melewatkan informasi ke dan dari cache atau memori
utama dan
North Bridge dari chipset yang biasanya memiliki lebar bus 64 bit
(8 byte).
Kegiatan belajar 2 – Sistem bus
Dalam Stalling, bus
merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau
lebih komponen
computer. Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran.
Secara umum fungsi
saluran bus dikategorikan dalam tiga bagian, yaitu:
a. Data Bus, menurut
Supriyanto adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul
dalam sistem
komputer. Biasanya terdiri dari 8, 16, 32 atau 64 jalur data yang
paralel.
b. Address Bus (Bus
Alamat), menurut Supriyanto digunakan untuk menandakan
lokasi sumber ataupun
tujuan pada proses transfer data. Address bus biasanya
terdiri atas 16, 20,
24 atau 32 jalur parallel.
c. Control Bus,
menurut Supriyanto digunakan untuk mengontrol penggunaan serta
akses data bus dan
address bus. Control bus terdiri dari 4 sampai 1 jalur paralel.
Sinyal bus kendali
antara lain: Memori read, Memori write, I/O read, I/O write,
Transfer ACK, Bus
request, Bus grant, Interrupt request, Interrupt ACK, Clock,
dan reset.
Kegiatan belajar 3 – Skema interkoneksi bus
Menurut Jogiyanto, hubungan antara CPU dengan main memory ataupun
dengan alat-alat input/output dilakukan dengan suatu jalur
yang disebut dengan bus,
yang dilekatkan pada memory
data register, memory address register dan control
unit di CPU. Sedangkan bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat
input/output dilekatkan
terlebih dahulu melalui suatu alat, antara lain:
a. I/O port. Alat-alat input/output dapat
berkomunikasi dengan CPU dengan cara
mengirimkan informasi yang akan dikomunikasikan lewat bus dan
diterima di
I/O port. I/O port biasanya digunakan untuk peripheral
device yang
mempunyai kecepatan tinggi yang membutuhkan pengiriman blok data
yang
rendah.
b. DMA (Direct Memory Access) merupakan suatu konsep yang
akan membuat
komunikasi informasi antara peripheral device dengan main memory
akan
lebih efisien, dengan melekatkan bus pada DMA controller yang
dihubungkan
dengan peripheral device. Biasanya digunakan untuk peripheral
device yang
mempunyai kecepatan tinggi yang membutuhkan pengiriman blok data
yang
besar, seperti misalnya hard disk drive.
c. I/O Channel, merupakan suatu DMA controller yang dipergunakan
bersamasama
untuk sejumlah alat-alat I/O, yang dihubungkan dengan suatu
channel
lewat suatu control unit di CPU atau controller.
Bab 4 - Memahami Flowchart
Kegiatan belajar 1 – flowchart dan symbol-simbolnya
Flowchart (Bagan Alir) adalah alat atau sarana yang menunjukkan
langkahlangkah
Yang harus dilaksanakan dalam menyelesaikan suatu permasalahan
untuk
komputasi dengan cara mengekspresikannya ke dalam serangkaian
simbol-simbol
grafis
khusus, yang lebih mudah dipahami. Symbol-simbol grafis dasar flowchart,
antara
lain:
Kegiatan belajar 2 – Struktur seleksi dan berurutan
Ada tiga macam struktur flowchart, sekuensial (berurutan), seleksi
(pada
seleksi ini dibagi menjadi dua struktur yaitu struktur if
dan if-else) dan pengulangan
(pengulangan dibagi menjadi 4 yaitu for, while, do-while
dan kombinasi).
1. Struktur Berurutan
Struktur dasar berurutan atau sekuensial merupakan struktur dasar
algoritma yang memproses langkah-langkah dengan cara berurutan.
Jika dalam
sebuah program terdiri dari sepuluh baris maka setiap baris akan
dikerjakan satu
persatu secara berurutan.
2. Struktur Seleksi
Dalam struktur seleksi terjadi sebuah pemilihan langkah kerja
(pengambilan keputusan) yang didasarkan pada suatu kondisi. Dalam
proses ini
jika suatu kondisi dipenuhi maka akan dilakukan langkah 1
sedangkan jika tidak
dipenuhi maka akan dilakukan langkah 2.
Kegiatan belajar 3 – Struktur Pengulangan
Struktur pengulangan atau yang biasa disebut loop pada dasarnya
adalah
kondisi khusus bagi struktur seleksi dimana dengan kondisi
tertentu maka proses
akan diulang sedangkan untuk kasus sebaliknya maka suatu proses
dapat
diberhentikan atau diganti dengan proses yang lain.Ada beberapa
jenis struktur perulangandalam flowchart dan pemograman
yaitu for, while, do while, kombinasi.
a. Struktur pengulangan for
Perintah for adalah perintah untuk melakukan perulangan satu jenis
perintah atau beberapa pernyataan ketika kondisi masih dipenuhi.
Perintah ini
dimulai dari suatu nilai awal pencacah tertentu dan diakahiri
setelah kondisi yang
diberikan terlampaui, dengan cara keluar dari loop.
b. Struktur pengulangan while
Perintah while pada dasarnya serupa dengan perintah for. Dimana
suatu
perulangan akan terus dilakukan selama kondisi yang diberikan
masih terpenuhi.
Adapun bentuk umum perulangan menggunakan perintah while.
c. Struktur pengulangan do while
Pada dasarnya perintah do while adalah perintah perulangan yang
serupa dengan perintah for dan while yang memberikan perintah
untuk
melakukan perulangan selama kondisi masih terpenuhi. Bisa
dikatakan perintah
ini adalah alternatif sintaksis yang tersedia dalam bahasa
pemrograman untuk
melakukan perulangan.
d. Struktur kombinasi
Selain ketiga struktur dasar di atas dalam program seringkali
digunakan
kombinasi tiga struktur tersebut secara bersamaan.
Kegiatan belajar 4 – Subroutin dan contoh memecahkan masalah
Subroutine adalah satu bagian program yang bisa dikatakan terpisah
dari program utamanya. Tujuan lain dari penulisan subprogram ini
adalah dalam
hal kemudahan pelacakan dan pembacaan program tersebut. Beberapa
cara
pemanggilan subroutine adalah sebagai berikut: Statement GOSUB
RETURN,
Statement EN, Statement CALL, Statement FUNCTION.
Beberapa cara pemanggilan subroutine adalah sebagai berikut:
a. Statement GOSUB RETURN
Misal GOSUB 200
Berarti memanggil subroutine yang diawali dengan label 200 dan
diakhiri
dengan RETUNR
b. Statement EN
Subroutine yang dipanggil dengan fungsi EN ini harus diawali
dengan
statement DEF EN dengan atau diakhiri statement END DEF
c. Statement CALL
Untuk memanggil subroutine yang diawali dengan SUB dan diakhiri
dengan END SUB
d. Statement FUNCTION
Untuk memanggil subroutine yang diawali dengan FUNCTION dan
diakhiri dengan END FUNCTION
Bab 5 - Organisasi Prosesor, Register, dan Siklus Intruksi
Kegiatan belajar 1 – Organisasi prosesor
CPU adalah komponen pengolah data berdasarkan instruksi –
instruksi yang
diberikan kepadanya, yang tersusun atas beberapa komponen, yaitu:
1. Arithmetic and Logic Unit (ALU) atau language machine, bertugas
membentuk
fungsi – fungsi pengolahan data computer, yang terdiri dari dua
bagian, yaitu unit
arithmetika dan unit logika Boolean.
2. Control Unit, bertugas mengontrol operasi CPU dan secara
keselurahan
mengontrol computer, termasuk mengambil instruksi – instruksi dari
memori
utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
3. Registers, adalah media penyimpan internal CPU yang
digunakan saat proses
pengolahan data, yang bersifat sementara.
4. CPU Interconnections, adalah sistem koneksi dan bus yang
menghubungkan
komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register
– register dan juga
dengan bus – bus eksternal CPU.
Hal-hal yang dilakukan CPU adalah sebagai berikut :
1. Fetch instruction (mengambil instruksi).
2. Interpret instruction (menterjemahkan instruksi).
3. Fetch data (mengambil data).
4. Process data (mengolah data).
5. Write data (menulis data).
Kegiatan belajar 2 – Register
Sistem Komputer menggunakan hirarki memori pada tingkatan yang
atas,
memori lebih cepat, lebih kecil, lebih mahal. Di dalam CPU,
terdapat sekumpulan
register yang tingkatan
memorinya berada di atas hirarki memori utama dan cache.
Register dalam CPU memiliki
dua fungsi:
1. User-visible Register, yaitu register yang dapat
direferensikan dengan
menggunakan bahasa mesin yang dieksekusi CPU, User-visible terdiri
dari:
General Purpose Register; Register Alamat; Register
Data; dan Register Kode
Status Kondisi (Flag).
2. Control and Register, yaitu register-register
yang digunakan oleh unit kontrol
untuk mengontrol operasi CPU dan oleh program sistem operasi untuk
mengntrol
eksekusi program. Terdapat empat register yang penting,
yaitu: Program Counter
(PC); Instruction Register (IR); Memory
Address Register (MAR); Memori Buffer
Register (MBR); Memori Data Register
(MDR).
Fungsi CPU, yaitu Menjalankan program – program yang disimpan
dalam
memori utama dengan cara mengambil instruksi – instruksi, menguji
instruksi
tersebut dan mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah.
Kegiatan belajar 3 – Siklus intruksi
Siklus mesin adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh prosesor
komputer
untuk setiap instruksi bahasa mesin yang diterima. Siklus mesin
adalah proses siklus
4 yang meliputi: Fetch (mendapatkan instruksi dari Main Memory);
Decode
(menerjemahkannya ke dalam perintah computer); Execute (sebenarnya
proses
perintah); dan Store (menulis hasilnya ke Memori Utama).
Sebuah siklus instruksi (juga disebut mengambil-dan-execute
siklus,
mengambil-decode-execute siklus, dan FDX) adalah periode waktu di
mana
komputer memproses sebuah mesin bahasa instruksi dari perusahaan
memori.
Setiap CPU komputer dapat memiliki siklus yang berbeda berdasarkan
set
dari memori utama, Jalankan instruksi, Toko Hasil, Siklus Fetch,
dan Siklus Execute.
SEKIAN TERIMA KASIH
Jika anda ingin sekali memiliki dokumen ini saya akan berbagi secara cuma-cuma klik disini
Komentar
Posting Komentar