07.Antonio-Sistem Komputer semester 1



SISTEM KOMPUTER
SMK ISLAM 1 BLITAR
By: Antonio (07)

Bab 1- Memahami system input proses output

ŸKegiatan belajar 1 – Sistem, fungsi, dan struktur masukan

Sistem komputer dalam memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, memori
(primer dan sekunder), dan peralatan masukkan/keluaran (I/O devices) seperti
printer, monitor, keyboard, mouse dan modem. Modul I/O tidak hanya sekedar modul
penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi
komunikasi antara peripheral dan bus computer.

Alasan kenapa piranti – piranti tidak langsung dihubungkan dengan bus
sistem komputer, yaitu: bervariasinya metode operasi piranti peripheral; kecepatan
transfer data lebih lambat dari pada laju transfer data; format dan panjang data
seringkali berbeda dengan CPU.
Sistem masukan, fungsi dan struktur masukan, antara lain:

1. Sistem Masukkan (Input)
Sistem input adalah suatu jaringan yang bekerja sama dan saling
berhubungan untuk memasukkan data ke dalam sistem komputer yang akan
diolah oleh suatu program tertentu melalui sebuah perangkat masukkan (input
device).
Perangkat masukkan (input device) merupakan peralatan yang digunakan
untuk menerima data yang akan diolah ke dalam komputer. Prinsip kerja yang
dilakukan perangkat input adalah mengubah perintah dalam bentuk yang
difahami oleh manusia kepada data berupa kode-kode biner (binary encoded
information) yang dimengerti oleh komputer.
2. Fungsi Masukkan (Input)

antara lain: (a) Kontrol dan pewaktuan (control & timing), (b) Komunikasi CPU,
(c) Komunikasi perangkat eksternal, (d) Pembuffer-an data.

Fungsi masukkan/alat input menurut Jogiyanto adalah untuk memasukkan
data ke dalam sistem computer, memasukkan program ke dalam sistem
computer, sebagai alat input sendiri dan sebagai alat output untuk menampilkan
hasil (Alat input/output demikian disebut dengan terminal). Terminal dapat
digolongkan sebagai berikut: (a) Non Intelligent Terminal (dumb terminal, (b)
Smart Terminal, (c) Intelligent Terminal (logic terminal  atau  programmable terminal).

3. Struktrur Masukkan (input), berupa: (a) interupsi input, untuk memulai operasi
input; (b) DMA (Direct Memory Access), yaitu metode penanganan input; (c)
perbedaan dalam penanganan interupsi.

ŸKegiatan belajar 2 – Teknik input output
Menurut Stalling terdapat tiga buah teknik dalam
operasi Input-Output, yaitu:

1. I/O terprogram

Pada I/O terprogram, data (pemindahan data, pengiriman perintah baca
maupun tulis, dan monitoring perangkat) saling dipertukarkan antara CPU dan
modul I/O. Kelemahan teknik ini adalah CPU akan menunggu sampai operasi I/O
selesai dilakukan modul I/O sehingga akan membuang waktu.

Terdapat empat klasifikasi perintah I/O, yaitu: (a) Perintah control, (b) Perintah test, (c) Perintah
read, (d) Perintah write. Dalam teknik I/O terprogram, terdapat dua macam
inplementasi perintah I/O yang tertuang dalam instruksi I/O, yaitu: memorymapped I/O dan isolated I/O.

2. Interrupt-Drivenn I/O

Teknik interrupt driven I/O memungkinkan proses tidak membuang-
buang waktu. Dalam teknik ini kendali perintah masih menjadi tanggung jawab
CPU, baik pengambilan perintah dari memori maupun pelaksanaan isi perintah tersebut.

Cara kerja teknik interupsi pada modul I/O adalah modul I/O menerima
perintah, kemudian melaksanakan perintah dari peripheral dan meletakkan
paket data ke register data modul I/O, selanjutnya modul mengeluarkan sinyal
interupsi ke CPU melalui saluran kontrol.Kemudian modul menunggu datanya
diminta CPU.

Pengolahan interupsi saat perangkat I/O telah menyelesaikan sebuah
operasi I/O adalah sebagai berikut:
a. Perangkat I/O akan mengirimkan sinyal interupsi ke CPU.
b. CPU menyelesaikan interupsi tersebut.
c. CPU mempersiapkan pengontrolan transfer ke rountine interupsi dengan menyimpan informasi berupa: (1) Status prosesor, (2) Lokasi intruksi berikutnya.
d. Kemudian CPU akan menyimpan PC (Program Counter) eksekusi sebelum
interupsi ke stack pengontrol bersama informasi PSW.
e. Selanjutnya CPU memproses interupsi sampai selesai.
f. Apabila pengolahan interupsi selesai, CPU akan memanggil kembali
informasi yang telah disimpan pada stack pengontrol. Terdapat bermacam
teknik yang digunakan CPU dalam menangani program interupsi ini, diantaranya:(1) Multiple Interrupt Lines, (2) Software Poll, (3) Daisy Chain,
(4) Arbitrasi bus.
3. Direct Memory Access (DMA)

Prinsip kerja DMA adalah CPU akan mendelegasikan kerja I/O kepada
DMA dan akhir proses saja. Dengan demikian CPU dapat menjalankan proses
lainnya tanpa banyak terganggu dengan interupsi.
Dalam melaksanakan transfer data secara mandiri, DMA memerlukan
pengambilalihan kontrol bus dari CPU. Teknik terakhir lebih umum digunakan
sering disebut cycle-stealing, karena modul DMA mengambil alih siklus bus.


ŸKegiatan belajar 3 – Perangkat pemroses, Sistem, fungsi dan struktur keluaran

perangkat pemroses adalah alat dimana intruksi-intruksi
program diproses untuk mengolah data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan
hasilnya akan ditampilkan di alat output. Perangkat pemroses atau pengolah data
dalam komputer menurut Supriyanto adalah prosesor (processor) atau CPU (Central
Processor Unit).

Tugas CPU adalah melaksanakan dan mengawal keseluruhan operasi
komputer sehingga sering dinamakan sebagai otak komputer. CPU memiliki 3
komponen utama yang merupakan bagian tugas utama CPU yaitu:

a. Unit Kendali (Control Unit/CU), bertugas: Mengatur dan mengendalikan alat-
alat input dan output, Mengambil intruksi-intruksi dari main memory, Mengambil data
dari main memory.

b. Arithmetic and Logic Unit (ALU),  bertugas melakukan semua perhitungan
aritmatika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program dan
melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program.

c. Register, merupakan simpanan kecil yang mempunyai kecepatan tinggi. Ada 3
macam ingatan yang dipergunakan di dalam sistem komputer, yaitu: Register, Main memory, Ekternal memory. Register yang berhubungan dengan
instruksi yang sedang diproses adalah instruction register dan program counter.


ŸKegiatan belajar 4 – Modul Input Output (I/O) terprogram (PPI)

Pada I/O terprogram menurut Stalling, merupakan salah satu teknik input output

dimana data saling dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU
mengeksekusi program yang memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung,
seperti pemindahan data, pengiriman perintah baca maupun tulis, dan monitoring perangkat.

Kelemahan teknik ini adalah CPU akan menunggu sampai operasi I/O selesai
dilakukan modul I/O sehingga akan membuang waktu.
Terdapat empat klasifikasi perintah I/O, yaitu: (a) Perintah control, (b)
Perintah test, (c) Perintah read, (d) Perintah write. Dalam teknik I/O terprogram,
terdapat dua macam inplementasi perintah I/O yang tertuang dalam instruksi I/O,
yaitu: memory-mapped I/O dan isolated I/O.


Bab 2 - Memahami perangkat Eksternal/Peripheral dan merangkai
perangkat eksternal dengan console unit

ŸKegiatan belajar 1 – Peripheral Input (keyboard, mouse, touchscreen,
barcode reader, image scanner, webcam)

Peripheral input (perangkat input) adalah perangkat yang digunakan untuk
memasukkan data atau perintah kedalam komputer. Contoh alat masukkan:

1. Keyboard (Papan Tombol) adalah alat masukkan melalui proses pengetikkan
lewat penekanan tombol yang ada di keyboard. Keyboard terdiri atas tombol
pengetikan, angka, fungsi, dan tombol kontrol. Keyboard dihubungkan dengan
komputer menggunakan sebuah kabel atau tanpa kabel (menggunakan sinar
infra merah).

2. Mouse adalah pointing device yang digunakan untuk mengatur posisi cursor di
layar dengan cara menggerakkan atau menggesernya. Sebagian besar mouse
memiliki tiga tombol yaitu tombol kiri, tengah dan kanan. Penekanan tombol
mouse disebut click, sedangkan pergerakan penunjuk mouse disebut drag.

3. Touchscreen/ Layar sentuh adalah layar monitor yang akan mengaktifkan
program bila bagian tertentu di layar disentuh dengan tangan. Layar sentuh ini
biasanya terbungkus oleh plastik dan di belakangnya terdapat sinar inframerah
yang tidak terlihat.

4. Barcode reader merupakan alat untuk membaca kode / pola barcode pada
barang-barang yang dijual di toko-toko swalayan untuk mempercepat proses
pemasukan data transaksi penjualan. Barcode dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu
barcode 1 dimensi dan barcode 2 dimensi.

5. Image Scanner merupakan piranti yang dapat mengambil masukan data gambar,
foto, bahkan juga tulisan tangan. Hasil scan akan diubah menjadi isyarat digital
dan akan ditampilkan di monitor komputer kemudian dapat disimpan sebagai file
serta dapat diubah / dimodifikasi sesuai kebutuhan.

6. Webcam (web camera) merupakan perangkat sederhana berupa alat perekam
atau kamera mini yang terhubung dengan internet. Webcam memberikan
kemudahan penggunanya untuk berkomunikasi jarak jauh dengan menampilkan
video call melalui fitur yang didukung dengan internet.


ŸKegiatan belajar 2 –Peripheral Output (monitor, LCD, printer, plotter)

Alat Keluaran (Output Device) adalah perangkat keras komputer yang
berfungsi untuk menampilkan / mencetak keluaran sebagai hasil pengolahan
data.Alat keluaran terdiri atas hard copy, softcopy. Contoh alat keluaran, antara lain:


1. Monitor, merupakan suatu alat yang digunakan sebagai output data tampilan grafis pada komputer tersebut. Ketajaman gambar yang ditampilkan padasebuah layar monitor sangat ditentukan oleh resolusi.

2. Printer adalah perangkat keras (hardware) dimana perangkat itu akan bekerja
apabila pengguna menghubungkannya dengan perangkat komputer, yang bisa
digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan grafik ke dalam
bentuk kertas atau sejenisnya.

3. Plotter, merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna
menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan
menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka pelbagai bentuk gambar
akan dapat disajikan secara prima.


ŸKegiatan belajar 3 –Peripheral Storage (flash drive, disk drive, CD/DVD ROM drive)

Peripheral storage adalah perangkat penyimpanan. Contoh dari peripheral
storage ini, antara lain:
1. External hard drive, yaitu media penyimpan data yang berada di luar casing komputer.

2. Flash drive adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam
perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat
non–volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik.
Flashdisk berfungsi untuk menyimpan dan memindahkan data.

3. CD/DVD ROM drive, merupakan sebuah piringan kompak dari jenis piringan
optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. CD-ROM drive hanya bisa
digunakan untuk membaca sebuah CD dan untuk melakukan penginstalasian
sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau Software-software lainnya.
Secara garis besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu :
ATA/IDE dan SCSI.


ŸKegiatan belajar 4 –Peripheral Input/Output (modem, NIC)

1. Modem, berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan
bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan
siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan
sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima
sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada
modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari
luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya
dapat diproses lebih lanjut oleh komputer.

2. NIC (Network Interface Card) atau Kartu Jaringan atau LAN Card atau EthernedCard merupakan suatu perangkat yang menyambungkan kabel jaringan dengan
computer serta menyediakan pengalamatan secara fisik.


Bab 3 - Struktur dan Interkoneksi Bus

ŸKegiatan belajar 1 – Jenis dan fungsi BUS

Bus atau disebut juga pathway merupakan sirkuit yang merupakan jalur
transportasi informasi antara dua atau lebih alat-alat dalam sistem komputer. bus
yang menghubungkan CPU dengan main memory disebut dengan internal bus.
Sedangkan bus yang menghubungkan CPU alat-alat input/output disebut dengan
external bus.

Berdasarkan jenis busnya, bus dibedakan menjadi bus yang khusus
menyalurkan data tertentu, misalnya paket data saja atau alamat saja, jenis ini
disebut dedicated bus. Namun apabila bus dilalukan informasi yang berbeda baik
data, alamat maupun sinyal kontrol dengan metode mulipleks data maka bus ini
disebut multiplexed bus. Jenis bus yang lainnya pada computer, yaitu Bus PCI
(Peripheral Component Interconnect); Bus USB; Bus SCSI (Small Computer System
Interfaces); Bus Fire Wire.

Menurut Supriyanto jenis bus-bus pada komputer modern, antara lain: Bus
prosesor.atau FSB (Front-Side Bus), merupakan bus kecepatan tinggi dalam sistem
dan merupakan inti chipset dan motherboard. Bus ini digunakan terutama oleh
prosesor untuk melewatkan informasi ke dan dari cache atau memori utama dan
North Bridge dari chipset yang biasanya memiliki lebar bus 64 bit (8 byte).


ŸKegiatan belajar 2 – Sistem bus

Dalam Stalling, bus merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau
lebih komponen computer. Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran.
Secara umum fungsi saluran bus dikategorikan dalam tiga bagian, yaitu:

a. Data Bus, menurut Supriyanto adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul
dalam sistem komputer. Biasanya terdiri dari 8, 16, 32 atau 64 jalur data yang
paralel.

b. Address Bus (Bus Alamat), menurut Supriyanto digunakan untuk menandakan
lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Address bus biasanya
terdiri atas 16, 20, 24 atau 32 jalur parallel.

c. Control Bus, menurut Supriyanto digunakan untuk mengontrol penggunaan serta
akses data bus dan address bus. Control bus terdiri dari 4 sampai 1 jalur paralel.
Sinyal bus kendali antara lain: Memori read, Memori write, I/O read, I/O write,
Transfer ACK, Bus request, Bus grant, Interrupt request, Interrupt ACK, Clock,
dan reset.

ŸKegiatan belajar 3 – Skema interkoneksi bus

Menurut Jogiyanto, hubungan antara CPU dengan main memory ataupun
dengan alat-alat input/output dilakukan dengan suatu jalur yang disebut dengan bus,
yang dilekatkan pada memory data register, memory address register dan control
unit di CPU. Sedangkan bus yang menghubungkan CPU dengan alat-alat
input/output dilekatkan terlebih dahulu melalui suatu alat, antara lain:

a. I/O port. Alat-alat input/output dapat berkomunikasi dengan CPU dengan cara
mengirimkan informasi yang akan dikomunikasikan lewat bus dan diterima di
I/O port. I/O port biasanya digunakan untuk peripheral device yang
mempunyai kecepatan tinggi yang membutuhkan pengiriman blok data yang
rendah.

b. DMA (Direct Memory Access) merupakan suatu konsep yang akan membuat
komunikasi informasi antara peripheral device dengan main memory akan
lebih efisien, dengan melekatkan bus pada DMA controller yang dihubungkan
dengan peripheral device. Biasanya digunakan untuk peripheral device yang
mempunyai kecepatan tinggi yang membutuhkan pengiriman blok data yang
besar, seperti misalnya hard disk drive.

c. I/O Channel, merupakan suatu DMA controller yang dipergunakan bersamasama
untuk sejumlah alat-alat I/O, yang dihubungkan dengan suatu channel
lewat suatu control unit di CPU atau controller.



Bab 4 - Memahami Flowchart

ŸKegiatan belajar 1 – flowchart dan symbol-simbolnya

Flowchart (Bagan Alir) adalah alat atau sarana yang menunjukkan langkahlangkah
Yang harus dilaksanakan dalam menyelesaikan suatu permasalahan untuk
komputasi dengan cara mengekspresikannya ke dalam serangkaian simbol-simbol
grafis khusus, yang lebih mudah dipahami. Symbol-simbol grafis dasar flowchart,
antara lain:

ŸKegiatan belajar 2 – Struktur seleksi dan berurutan

Ada tiga macam struktur flowchart, sekuensial (berurutan), seleksi (pada
seleksi ini dibagi menjadi dua struktur yaitu struktur if dan if-else) dan pengulangan
(pengulangan dibagi menjadi 4 yaitu for, while, do-while dan kombinasi).

1. Struktur Berurutan  
Struktur dasar berurutan atau sekuensial merupakan struktur dasar
algoritma yang memproses langkah-langkah dengan cara berurutan. Jika dalam
sebuah program terdiri dari sepuluh baris maka setiap baris akan dikerjakan satu
persatu secara berurutan.

2. Struktur Seleksi
Dalam struktur seleksi terjadi sebuah pemilihan langkah kerja
(pengambilan keputusan) yang didasarkan pada suatu kondisi. Dalam proses ini
jika suatu kondisi dipenuhi maka akan dilakukan langkah 1 sedangkan jika tidak
dipenuhi maka akan dilakukan langkah 2.


ŸKegiatan belajar 3 – Struktur Pengulangan

Struktur pengulangan atau yang biasa disebut loop pada dasarnya adalah
kondisi khusus bagi struktur seleksi dimana dengan kondisi tertentu maka proses
akan diulang sedangkan untuk kasus sebaliknya maka suatu proses dapat
diberhentikan atau diganti dengan proses yang lain.Ada beberapa jenis struktur perulangandalam flowchart dan pemograman
yaitu for, while, do while, kombinasi.

a. Struktur pengulangan for
Perintah for adalah perintah untuk melakukan perulangan satu jenis
perintah atau beberapa pernyataan ketika kondisi masih dipenuhi. Perintah ini
dimulai dari suatu nilai awal pencacah tertentu dan diakahiri setelah kondisi yang
diberikan terlampaui, dengan cara keluar dari loop.

b. Struktur pengulangan while
Perintah while pada dasarnya serupa dengan perintah for. Dimana suatu
perulangan akan terus dilakukan selama kondisi yang diberikan masih terpenuhi.
Adapun bentuk umum perulangan menggunakan perintah while.

c. Struktur pengulangan do while
Pada dasarnya perintah do while adalah perintah perulangan yang
serupa dengan perintah for dan while yang memberikan perintah untuk
melakukan perulangan selama kondisi masih terpenuhi. Bisa dikatakan perintah
ini adalah alternatif sintaksis yang tersedia dalam bahasa pemrograman untuk
melakukan perulangan.

d. Struktur kombinasi
Selain ketiga struktur dasar di atas dalam program seringkali digunakan
kombinasi tiga struktur tersebut secara bersamaan.


ŸKegiatan belajar 4 – Subroutin dan contoh memecahkan masalah

Subroutine adalah satu bagian program yang bisa dikatakan terpisah
dari program utamanya. Tujuan lain dari penulisan subprogram ini adalah dalam
hal kemudahan pelacakan dan pembacaan program tersebut. Beberapa cara
pemanggilan subroutine adalah sebagai berikut: Statement GOSUB RETURN,
Statement EN, Statement CALL, Statement FUNCTION.

Beberapa cara pemanggilan subroutine adalah sebagai berikut:
a. Statement GOSUB RETURN
Misal GOSUB 200
Berarti memanggil subroutine yang diawali dengan label 200 dan diakhiri
dengan RETUNR

b. Statement EN
Subroutine yang dipanggil dengan fungsi EN ini harus diawali dengan
statement DEF EN dengan atau diakhiri statement END DEF

c. Statement CALL
Untuk memanggil subroutine yang diawali dengan SUB dan diakhiri dengan END SUB

d. Statement FUNCTION
Untuk memanggil subroutine yang diawali dengan FUNCTION dan diakhiri dengan END FUNCTION

Bab 5 - Organisasi Prosesor, Register, dan Siklus Intruksi

ŸKegiatan belajar 1 – Organisasi prosesor

CPU adalah komponen pengolah data berdasarkan instruksi – instruksi yang
diberikan kepadanya, yang tersusun atas beberapa komponen, yaitu:

1. Arithmetic and Logic Unit (ALU) atau language machine, bertugas membentuk
fungsi – fungsi pengolahan data computer, yang terdiri dari dua bagian, yaitu unit
arithmetika dan unit logika Boolean.

2. Control Unit, bertugas mengontrol operasi CPU dan secara keselurahan
mengontrol computer, termasuk mengambil instruksi – instruksi dari memori
utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.

3. Registers, adalah media penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses
pengolahan data, yang bersifat sementara.

4. CPU Interconnections, adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan
komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan registerregister dan juga
dengan bus – bus eksternal CPU.

Hal-hal yang dilakukan CPU adalah sebagai berikut :
1. Fetch instruction (mengambil instruksi).
2. Interpret instruction (menterjemahkan instruksi).
3. Fetch data (mengambil data).
4. Process data (mengolah data).
5. Write data (menulis data).


ŸKegiatan belajar 2 – Register

Sistem Komputer menggunakan hirarki memori pada tingkatan yang atas,
memori lebih cepat, lebih kecil, lebih mahal. Di dalam CPU, terdapat sekumpulan
register yang tingkatan memorinya berada di atas hirarki memori utama dan cache.
Register dalam CPU memiliki dua fungsi:

1. User-visible Register, yaitu register yang dapat direferensikan dengan
menggunakan bahasa mesin yang dieksekusi CPU, User-visible terdiri dari:
General Purpose Register; Register Alamat; Register Data; dan Register Kode
Status Kondisi (Flag).

2. Control and Register, yaitu register-register yang digunakan oleh unit kontrol
untuk mengontrol operasi CPU dan oleh program sistem operasi untuk mengntrol
eksekusi program. Terdapat empat register yang penting, yaitu: Program Counter
(PC); Instruction Register (IR); Memory Address Register (MAR); Memori Buffer
Register (MBR); Memori Data Register (MDR).
Fungsi CPU, yaitu Menjalankan program – program yang disimpan dalam
memori utama dengan cara mengambil instruksi – instruksi, menguji instruksi
tersebut dan mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah.
ŸKegiatan belajar 3 – Siklus intruksi

Siklus mesin adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh prosesor komputer
untuk setiap instruksi bahasa mesin yang diterima. Siklus mesin adalah proses siklus
4 yang meliputi: Fetch (mendapatkan instruksi dari Main Memory); Decode
(menerjemahkannya ke dalam perintah computer); Execute (sebenarnya proses
perintah); dan Store (menulis hasilnya ke Memori Utama).

Sebuah siklus instruksi (juga disebut mengambil-dan-execute siklus,
mengambil-decode-execute siklus, dan FDX) adalah periode waktu di mana
komputer memproses sebuah mesin bahasa instruksi dari perusahaan memori.
Setiap CPU komputer dapat memiliki siklus yang berbeda berdasarkan set
instruksi yang berbeda, seperti mengambil instruksi, Decoder instruksi, Ambil data
dari memori utama, Jalankan instruksi, Toko Hasil, Siklus Fetch, dan Siklus Execute.





SEKIAN TERIMA KASIH


 Jika anda ingin sekali memiliki dokumen ini saya akan berbagi secara cuma-cuma klik disini



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pointer

07.Antonio-Komputer Terapan

25-Feby asroful anam_Sistem Komputer