Komputer Terapan



Komputer Terapan
SMK Islam 1 Blitar
By: Feby Asroful Anam

BAB I

Kegiatan Belajar 1 : Sistem Komputer Minimal

·         Komputer kontemporer adalah mesin hitung elektronik cepat yang menerima informasi input terdigitalisasi, mengolahnya sesuai dengan daftar instruksi yang tersimpan secara internal dan memberikan informasi output hasil.
·         Komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama,dapat menerima data (input), mengolah
Sekalipun penyimpanan primer sangat penting, namun cenderung mahal. Jadi penyimpanan sekunder tambahan yang lebih murah digunakan pada saat sejumlah besar data dan banyak program harus disimpan, terutama untuk informasi yang jarang diakses. Terdapat banyak pilihan peralatan penyimpanan sekunder, termasuk disk magnetik dan tape dan disk optikal (CDROM).  data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah control program yang tersimpan di memorinya

·         Struktur sebuah sistem computer terbagi atas 4 komponen utama antara lain :
o Processor                            o Bus Interkoneksi
o Unit Input dan Output        o Memori

·         Beberapa alat input memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai alat input dan juga sebagai alat output untuk menghasilkan data. Alat input/ouput demikian dikenal dengan terminal. Alat input dibagi ke dalam dua golongan yaitu alat input langsung dan tidak langsung.

·         Unit output adalah pasangan unit input yang berfungsi untuk mengirimkan hasil yang telah diproses ke dunia luar. Printer menggunakan mechanical head impact, inkjet stream, atau teknik fotokopi, seperti dalam printer laser. untuk melakukan pencetakan. Sangat mungkin untuk menghasilkan tinta yang dapat mencetak sebanyak 10.000 baris per menit.

·         CPU adalah komponen pengolah data berdasarkan instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya. Dalam mewujudkan fungsi dan tugasnya, CPU tersusun atas beberapa komponen sebagai bagian dari struktur CPU. Fungsi CPU adalah penjalankan program – program yang disimpan dalam memori utama dengan cara mengambil instruksi – instruksi, menguji instruksi
tersebut dan mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah.

·         Penyimpanan primer adalah memori cepat yang beroperasi pada kecepatan elektronik. Memori tersebut terorganissasi sedemikian sehingga isi satu word, yang terdiri dari n bit, dapat disimpan atau diambil dalam satu operasi dasar.

·         Penyimpanan sekunder tambahan yang lebih murah digunakan pada saat sejumlah besar data dan banyak program harus disimpan, terutama untuk informasi yang jarang diakses.

BAB II

Kegiatan Belajar 2 : Mikrokontroler

1. Pengantar Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah sebuah  komputer kecil di dalam satu IC yang berisi CPU, memori, timer, saluran komunikasi serial dan paralel, port input/output, ADC. Mikrokontroler digunakan untuk suatu tugas dan menjalankan suatu program. Mikrokontroler disebut juga MCU adalah salah satu komponen elektronik atau IC yang memiliki beberapa sifat seperti komputer, yaitu: CPU (Central Processing Unit) atau unit pemprosesan terpusat, kode memori, data memori, I/O (port untuk input dan output), bentuknya yang kecil dan harganya murah sehingga
dapat dicangkokkan (embedded) di dalam berbagai peralatan.
2. Komputer vs Mikrokontroler
Terdapat beberapa persamaan antara sebuah komputer dan mikrokontroler antara lain sama-sama memiliki CPU (Central Processing Unit) atau unit pengolah pusat, sama-sama memiliki RAM (Random Access Memory) untuk menyimpan data-data sementara. CPU yang dimilliki tersebut dapat menjalankan program yang tersimpan dalam ROM (Read Only Memory) atau RAM. Serta komputer dan mikrokontroler sama-sama memiliki beberapa unit input dan output (I/O) melalui sensor sebagai input dan actuator sebagai output untuk dapat menjalin komunikasi.
3. Komponen Mikrokontroler
Chip mikrokontroler terdiri atas berbagai komponen yang terintegrasi antara lain sebagai berikut :
a) Otak mikrokontroler yang terdiri atas ALU, Instruction Decoder,Accumulator dan Control Logic.
b) Jantung mikrokontroler berasal dari detak OSC.
c) SFR (Special Function Register) yang bertugas menyimpan data - data sementara selama proses berlangsung). Sebagian ada yang langsung berhubungan dengan I/O dari mikrokontroler yang bersangkutan dan sebagian lain berhubungan dengan berbagai macam operasional mikrokontroler.
d) Instruction Decoder bertugas menerjemahkan setiap instruksi yang ada di dalam Program
Memory (hasil dari pemrograman yang kita buat sebelumnya).
e) Memori RAM atau RAM Memory bisa digunakan sebagai tempat penyimpan sementara
f) ADC atau Analog to Digital Converter (tidak setiap mikrokontroler memiliki ADC internal), digunakan untuk mengubah data-data analog menjadi digital untuk diolah atau diproses lebih lanjut.
g) Timer atau Counter digunakan sebagai pewaktu atau pencacah, sebagai pewaktu fungsinya
seperti sebuah jam digital dan bisa diatur cara kerjanya. Sedangkan pencacah lebih digunakan sebagai penghitung atau pencacah event atau bias juga digunakan untuk menghitung berapa jumlah pulsa dalam satu detik dan lain sebagainya. Biasanya sebuah mikrokontroler bisa memiliki lebihd dari 1 timer.
h) EEPROM (sama seperti RAM hanya saja tetap akan menyimpan data walaupun tidak mendapatkan sumber listrik/daya) dan port-port I/O untuk masukan/luaran, untuk melakukan komunikasi dengan periferal eksternal mikrokontroler seperti sensor dan aktuator. 
i) RISC (Reduced Instruction Set Computing), memiliki fasilitas internal yang lebih banyak tetapi memiliki jumlah instruksi yang minimal (seri PIC16F hanya ada sekitar 30 lebih instruksi).
4. Pemrograman Mikrokontroler
Bahasa C telah digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dsb), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dsb), bahkan sampai pengembangan system pakar (expert system). Bahasa pemrograman C adalah bahasa yang terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi main() adalah fungsi utama dan harus ada pada program C karena fungsi main() ini adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan dijalankan.
5. PIC (Programmable Interface Controller)
PIC merupakan mikrokontroler yang diproduksi oleh Microchip dan dapat menggantikan fungsi dari ratusan IC atau transistor. PIC sangat popular karena harganya yang murah, kemampuannya untuk dapat bekerja dengan berbagai jenis aplikasi serta banyaknya sumber
informasi yang tersedia untuk mikrokontroler ini. PIC dapat deprogram melalui serial port dan USB serta dapat diprogram berkali-kali karena menggunakan flash memori.
6. AVR ATMega 16
Keluarga Mikrokontroler AVR merupakan mikrokontroler dengan arsitektur modern, terdapat 5 jenis mikrokontroler AVR yaitu:
a) TinyAVR, mikrokontroler (mungil, hanya 8 sampai 32 pin) serbaguna dengan Memori Flash
untuk menyimpan program hingga 16K Bytes, dilengkapi SRAM dan EEPROM 512 Bytes.
b) MegaAVR, mikrokontroler dengan unjuk-kerja tinggi, dilengkapi Pengali Perangkat keras
(Hardware Multiplier), mampu menyimpan program hingga 256 KBytes, dilengkapi EEPROM 4K
Bytes dan SRAM 8K Bytes.
c) AVR XMEGA, mikrokontroler AVR 8/16-bit XMEGA memiliki peripheral baru dan canggih dengan unjukkerja, sistem Event dan DMA yang ditingkatkan, serta merupakan pengembangan
keluarga AVR untuk pasar low power dan high performance (daya rendah dan unjuk-kerja tinggi).
d) AVR32 UC3, unjuk-kerja tinggi, mikrokontroler flash AVR32 32-bit daya rendah. Memiliki flash hingga 512 KByte dan SRAM 128 KByte.
e) AVR32 AP7, unjuk-kerja tinggi, prosesor aplikasi AVR32 32-bit daya rendah, memiliki SRAM
hingga 32 KByte.


7. MCS-51 (8051)
8051 merupakan mikrokontroler buatan Intel corp yang merupakan bagian dari keluarga MCS-51. AT89C51 merupakan prosesor 8-bit dengan low power supply dan performansi tinggi
yang terdiri dari CMOS dengan Flash Programmable dan Erasable Read Only Memory (PEROM) sebesar 4 Kbyte didalamnya. Alat tersebut dibuat dengan menggunakan teknologi tinggi nonvolatile berdensitas tinggi dari ATMEL yang kompatibel dengan keluarga MCS51 buatan Intel yang merupakan standar industri.

BAB III

Kegiatan Belajar 3 : Macam Dan Jenis Komputer Terapan Jaringan

1. Jaringan Komputer
Menurut Definisi, yang dimaksud  dengan jaringan komputer (computer networks) adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah computer autonomous. Dalam bahasa yang popular dapat dijelaskan bahwa jaringan komputer adalah kumpulan beberapa komputer dan perangkat lain seperti printer, hub, dan sebagainya yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara.
Keuntungan utama dari penggunaan jaringan komputer adalah kemampuan resources
sharing, yaitu kemampuan berbagi pakai sumber daya yang terdapat dan terhubung dalam
jaringan komputer tersebut. Sumber daya tersebut bias berupa perangkat keras maupun
perangkat lunak.

2. Berdasarkan Area atau Skala
(Ukuran)
Berdasarkan area, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 4 jenis antara lain :
1) LAN (Local Area Network)  
Local Area Network adalah jaringan lokal yang dibuat pada area tertutup, misalnya dalam satu gedung atau dalam satu ruangan. Kadangkala jaringan lokal disebut juga jaringan privat.
2) MAN (Metropolitan Area Network)
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN merupakan  suatu jaringan dalam
suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi
seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya.
3) WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar
sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat
didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Wide Area Network cakupannya lebih luas daripada MAN.
4) Internet
Internet adalah interkoneksi jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia. Sehingga cakupannya sudah mencapai satu planet, bahkan tidak menutup kemungkinan mencakup
antarplanet. Koneksi antar jaringan komputer dapat dilakukan berkat dukungan Internet Protocol (IP).

3. Berdasarkan Media Penghantar (Alat Koneksi)
Berdasarkan media penghantar, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 2 jenis antara lain :
1) Wire Network
Wire Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar, jadi data mengalir pada kabel. Kabel yang umum digunakan pada jaringan komputer biasanya menggunakan bahan dasar tembaga. Ada juga jenis kabel lain yang menggunakan bahan sejenis fiber optis atau serat optik.
2) Wireless Network
Wireless Network adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan media penghantar gelombang radio atau cahaya infrared. Saat ini sudah semakin banyak outlet atau lokasi tertentu yang menyediakan layanan wireless network sehingga pengguna dapat dengan mudah melakukan akses internet tanpa kabel.Frekuensi yang digunakan pada radio untuk jaringan computer biasanya menggunakan frekuensi tinggi yaitu 2.4 GHz dan 5.8 GHz.

4. Berdasarkan Fungsi
Berdasarkan fungsinya, jaringan  komputer dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1).Client Server
 Client Server adalah jaringan komputer yang salah satu atau lebih komputer difungsikan
sebagai server atau induk bagi komputer lain. Server melayani komputer lain yang disebut client. Layanan yang diberikan bias berupa akses web, email, file, atau yang lain. Client server
banyak dipakai pada internet.
2) Peer to Peer
Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap computer bisa menjadi server sekaligus client. Setiap komputer dapat menerima dan memberikan akses dari atau ke komputer lain.Peer to Peer banyak diimplementasikan pada LAN. Walaupun dapat juga diimplementasikan pada MAN, WAN, atau Internet namun hal ini kurang lazim karena berkaitan dengan masalah manajemen dan keamanan.
3) Hybrid Network
Hybrid Network adalah Network yang dibentuk dari berbagai Topologi dan Teknologi. Sebuah Hybrid Network mungkin sebagai contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambilan alihan suatu perusahaan sehingga ketika di gabungkan maka teknologiteknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam network Tunggal.

BAB IV

Kegiatan Belajar 4 : Wireless Dan Wired Network

1. Wired Network
Dalam membangun jaringan komputer, sangat penting dalam menentukan jenis media penghantar yang akan digunakan. Media penghantar tersebut bekerja dengan cara menghubungkan antarterminal satu dengan terminal lainnya, dengan cara mengirimkan atau menerima sinyal atau gelombang elektromagnetik. Pemilihan media transmisi yang tepat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akses jaringan dalam hal mentransmisi data
dengan cepat.
            Wired Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Jadi, data mengalir pada kabel. Kabel yang umum digunakan pada jaringan computer biasanya menggunakan bahan tembaga. Ada juga jenis kabel lain yang menggunakan bahan sejenis fiber optic atau serat optik. Biasanya bahan tembaga banyak digunakan pada LAN.Terdapat beberapa tipe dan jenis kabel yang umum digunakan untuk suatu jaringan antara lain kabel twisted pair (UTP dan STP), coaxial, dan fiber optik. Namun sesuai dengan perkembangan HUB atau konsentrator pengunaannya, kabel UTP semakin menjadi pilihan karena harganya yang tidak terlalu mahal, dengan kemampuan yang bisa diandalkan. Hingga saat ini beberapa jenis kabel sudah dapat menyamai teknologi fiber optik.

2. Wireless Network
Teknologi wilreless merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat untuk mengganti teknologi jaringan lama yang masih menggunakan banyak kabel. Memakai teknologi wireless akan memberikan banyak keuntungan, pengguna tidak dibatasi ruang gerak, tetapi hanya dibatasi jarak akses jangkauan pemancar WiFi. Untuk mendapatkan jangkauan yang lebih jauh
dapat menggunakan booster yang berfungsi seebagai relay dan mampu menjangkau ratusan meter bahkan beberapa kilometer ke satu arah.
            Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel.
Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet. Wireless LAN menggunakan gelombang elektromagetik (radio dan infra merah) untuk melakukan komunikasi data menyalurkan data dari satu point ke point yang lain tanpa melalui fasilitas fisik. Wireless LAN (WLAN) mengirim dan menerima data menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared. Biasanya sebuah WLAN merupakan
ekstensi atau pengembangan dari wire LAN yang sudah ada. Saat ini gelombang radio lebih banyak digunakan sebagai media transmisi data dibandingkan infrared. Koneksi ini menggunakan frekuensi tertentu untuk menyalurkan data tersebut, kebanyakan Wireless LAN
menggunakan frekuensi 2,4 GHz.
            Wireless network memiliki beberapa keungggulan, seperti proses instalasi yang lebih mudah dibandingkan wire network, dapat mencapai area yang sulit dijangkau, biaya instalasi dan perawatan lebih murah. Namun, di sisi lain juga memiliki beberapa kekurangan, seperti masalah interferensi dengan perangkat microwave, rawan penyadapan, mudah dipengaruhi oleh cuaca buruk. Gelombang radio dapat merambat di ruang hampa. Data atau sinyal akan
diangkut oleh gelombang radio. Bayangkan seperti barang yang diangkut oleh mobil. Barang dapat dianalogikan dengan data, sedangkan mobil dianalogikan dengan gelombang radio.
Gelombang pengangkut atau gelombang pembawa disebut carrier.

BAB V

Kegiatan Belajar 5 : LAN, MAN, WAN, dan Internet

1. LAN (Local Area Network)
Sejarah jaringan komputer berawal dari time-sharing networks, yaitu rangkaian terminal yang terhubung dengan komputer sentral yang disebut mainframe. Kemudian komputer berskala kecil yang disebut Personal Computer atau PC mulai menggeser computer mainframe. Beberapa buah PC dapat membentuk network yang disebut LAN (Local Area Network). LAN menyediakan pemakaian resource bersama dan cukup efektif digunakan pada area tertutup
dengan luas area terbatas seperti di rumah, kantor, laboratorium, dan sebagainya.
Manfaat lain dari switch yaitu memecah sebuah network menjadi beberapa segmen atau dalam istilah teknis disebut sebagai multiple collision domains. Sementara alamat broadcast
masih tetap satu, istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan kondisi ini yaitu multiple collision domains dan single broadcast domain.
Jika dikaitkan dengan model OSI, maka teknologi dan protocol yang diimplementasikan pada LAN banyak berhubungan dengan layer physical dan data link. Tidak berarti bahwa LAN sama sekali tidak berhubungan dengan layer yang lain. Dalam prakteknya LAN tetap memerlukan aplikasi yang bekerja pada layer application dan seterusnya.\
2. VLAN (Virtual Local Area Network)
Salah satu masalah yang dihadapi oleh LAN adalah tidak adanya mekanisme pengaturan yang fleksibel sehingga administrator akan cukup sulit mengelompokkan masing-masing host berdasarkan kategori tertentu. Seperti mengelompokkan beberapa host
berdasarkan kelompok kerja, berdasarkan departemen, aplikasi atau servis yang disediakan, dan sebagainya.
Saat ukuran LAN sudah cukup besar, misalnya sebesar kampus atau lebih besar lagi dimana masing-masing host berada di tempat yang cukup jauh. Akan sangat sulit membuat kelompok berdasarkan kategori tertentu jika lokasi host terpencar-pencar atau berjauhan.
Untuk mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan dengan membuat Virtual LAN sehingga dapat mengatasi beberapa kesulitan yang tidak dapat diselesaikan oleh LAN tradisional. Selain itu VLAN juga dapat digunakan untuk meningkatkan security dan mampu memecah sebuah broadcast domain yang besar menjadi beberapa buah broadcast domain yang lebih kecil
sehingga dapat meningkatkan performa network.
3. PAN (Personal Area Network)
PAN merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh beberapa buah komputer atau antara komputer dengan peralatan non komputer seperti printer, mesin fax, telepon seluler, PDA, Handphone. Sebuah PAN dapat dibangun menggunakan teknologi wire dan wireless network. Teknologi Wire PAN biasanya mengandalkan perangkat USB dan FireWire. Sedangkan Wireless PAN mengandalkan teknologi Bluetooth, WiFi, dan infrared. Saat ini, wireless PAN (WPAN) yang menggunakan Bluetooth lebih menjadi pilihan karena dapat
dibangun dengan cepat berkat kehadiran perangkat bluetooth. Cakupan area sebuah PAN sangat terbatas, yaitu sekitar 9-10 meter namun dengan seakin canggihnya perkembangan teknologi maka cakupan PAN dapat diperluas lagi.
4. MAN (Metropolitan Area Network)
Teknologi yang digunakan MAN mirip dengan LAN. Hanya saja areanya lebih besar dan komputer yang dihubungkan pada jaringan MAN jauh lebih banyak dibandingkan LAN. MAN merupakan jaringan komputer yang meliputi area seukuran kota atau gabungan beberapa
LAN yang dihubungkan menjadi sebuah jaringan besar.
MAN bisa saja berupa gabungan jaringan komputer beberapa sekolah atau beberapa kampus. MAN dapat diimplementasikan pada wire maupun wireless network. MAN dapat
memanfaatkan jaringan kabel yang umumnya menggunakan kabel jenis coaxial atau serat optik. Pelanggan TV kabel dapat menikmati akses internet berkecepatan tinggi. Di negara-negara yang sudah maju, jaringan tv kabel telah memanfaatkan teknologi serat optik. Sehingga dapat mengangkut data berukuran gigabit dalam waktu singkat.
5. WAN (Wide Area Network)
Memahami seluk beluk sebuah LAN adalah langkah awal untuk memahami teknologi jaringan secara umum. Manakala beberapa LAN dihubungkan dengan media komunasi publik atau media lainnya seperti jaringan telepon dan melibatkan area geografis yang cukup besar seperti antarnegara, antarbenua, maka model jaringan berskala besar disebut sebagai WAN.
WAN adalah sebuah jaringan komunikasi data yang tersebar pada suatu area geografik yang besar seperti propinsi atau negara. WAN selalu menggunakan fasilitas transmisi yang
disediakan oleh perusahaan telekomunikasi seperti perusahaan layanan telepon.
            WAN berbeda dengan LAN. Tidak seperti LAN yang menghubungkan workstation-workstation, peralatan, terminal dan peralatan lain dalan suatu gedung, WAN menghubungkan data dalam suatu area geografik yang luas. Perusahaan yang menggunakan WAN dapat melakukan koneksi antara kantor pusat dan kantor-kantor cabangnya yang berada di tempat yang jauh.
Sebuah WAN beroperasi pada layer fisik dan layer data link dari OSI layer. WAN menghubungkan LAN-LAN dalam suatu area geografik yang luas. WAN mampu melakukan pertukakaran paket data dan frame antara router dan switch.
Internet merupakan contoh WAN yang paling popular, internet merupakan jaringan komputer terbesar di dunia. Teknologi internet mungkin saja diimplementasikan pada LAN,
implementasi teknologi internet pada LAN tersebut disebut sebagai intranet. Banyak sekali layanan atau service yang disediakan oleh internet.
6. Internet
Istilah internet berasal dari kata internetworking.Internetworking sendiri bisa diartikan sebagai network dari network, yang berarti kumpulan dari jaringan-jaringan yang menghubungkan komputer dari sistem yang berbedabeda. Internet dapat dikatakan sebagai
kumpulan berbagai macam jaringan komputer di dunia yang terkoneksi satu sama lain dan dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
Menurut sejarahnya, internet lahir pada era 60-an atau tepatnya tahun 1969. Internet berawal dari proyek riset yang disponsori oleh DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency).
Pengembangan jaringan ini sukses melahirkan ARPANET (Advance Research Projects Agency Networks) sehingga dapat dikatakan bahwa ARPANET sebagai jaringan komputer
yang pertama di dunia. Model referensi DARPA memiliki empat lapisan yaitu Application Layer yang berfungsi untuk menyediakan akses aplikasi terhadap jaringan TCP/IP, Host-to-host Layer yang berfungsi membuat komunikasi antar dua host, Internetnetworking Layer yang berfungsi untuk melakkan routing dan pembuatan paket IP, serta Network Interface Layer yang berfungsi
meletakkan frame-frame data yang akan dikirim ke media jaringan.
Internet Protocol (IP) berada pada layer Internetwork atau Internet, IP merupakan kuni dari jaringan TCP/IP sehingga agar dapat berjalan dengan baik maka semua aplikasi jaringan
TCP/IP pasti bertumpu kepada Internet Protocol. IP adalah protokol yang mengatur bagaimana suatu data dapat dikenal dan dikirim dari satu komputer ke komputer lainnya, IP bersifat
connectionless potocol sehingga setiap paket data yang dikirim oleh pengirim ke penerima dalam suatu sesi hubungan akan dirouting secara independen.

BAB VI

Kegiatan Belajar 6 : Piranti Penyimpanan Dan Penyedia Data

1. Memori
Memori adalah pusat kegiatan pada sebuah komputer, karena setiap proses yang akan dijalankan, harus melalui memori terlebih dahulu. CPU mengambil instruksi dari memori sesuai yang ada pada Program Counter. Instruksi dapat berupa menempatkan/menyimpan dari/ke
alamat di memori, penambahan, dan sebagainya. Tugas sistem operasi adalah mengatur peletakan banyak proses pada suatu memori. Memori harus dapat digunakan dengan baik, sehingga dapat memuat banyak proses dalam suatu waktu.
            Satuan pokok memori adalah bit. Sejumlah bit dapat berisi 0 atau 1. Memori terdiri dari sejumlah sel-sel yang masing-masing dapat menyimpan informasi. Semua sel dalam sebuah memori berisi jumlah bit yang sama. Tiap sel mempunyai alamat, yang dipakai program sebagai acuan. Komputer menggunakan sistem bilangan biner (termasuk notasi oktal dan heksa untuk
bilangan biner).
            Antara manajemen memori dan konfigurasi sistem operasi merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Pada dasarnya pengkonfigurasian system operasi adalah mengatur pemanfaatan memori komputer yang ada.
Sistem operasi menyimpan bagianbagian proses yang sedang digunakan di memori fisik (memori utama) dan sisanya diletakkan di disk. Begitu bagian yang berada di disk diperlukan, maka bagian di memori yang tidak diperlukan akan dikeluarkan dari memori fisik (swap out)
dan diganti (swap in) oleh bagian disk yang diperlukan itu. Sedangkan untuk physical memory, dalam penggunaannya membutuhkan pengaturan tersendiri.
2. Cache Memory
Cache memory adalah memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal dibanding memori utama. Cache memori terletak diantara memori utama dan register CPU, dan berfungsi agar CPU tidak langsung mengacu ke memori utama tetapi di cache memori yang kecepatan aksesnya lebih tinggi. Metode ini akan meningkatkan kinerja system. Dahulu cache disimpan di luar prosesor dan dapat ditambahkan. Untuk meningkatkan
kinerja, saat ini cache ditanamkan di prosesor.
            Kecepatan memori utama sangat rendah dibandingkan kecepatan prosessor modern. Untuk performa yang baik, prosessor tidak dapat membuang waktunya dengan menunggu untuk mengakses instruksi dan data pada memori utama. Karenanya sangat penting untuk memikirkan suatu skema yang mengurangi waktu dalam mengakses informasi. Karena kecepatan memori utama dibatasi oleh batasan elektronik dan packaging, maka solusinya harus dicari pada system arsitektur yang berbeda. Solusi yang efisien adalah menggunakan memori cache cepat yang sebenarnya membuat memori utama tampak lebih cepat bagi
prosesor daripada sebenarnya.
3. ROM (Read Only Memory)
Read Only Memory (ROM)  merupakan jenis memori non volatile dimana data yang tersimpan dalam memori tidak akan hilang saat tidak terhubung ke pasokan catu daya, ROM
biasanya digunakan pada computer untuk menyimpan instruksi yang eksekusinya menghasilkan loading program boot dari disk. Misalnya Basic Input Output System (B.I.O.S) yang pertama kali dijalankan oleh computer saat dinyalakan.
            Memori non volatile digunakan secara luas dalam sistem embedded. Sistem semacam ini biasanya tidak menggunakan perangkat penyimpanan disk. Programnya disimpan dalam
perangkat memori semikonduktor non volatile. Tipe memori non volatile yang berbeda telah dikembangkan. Umumnya, isi memori semacam itu dapat dibaca seakan sebagai memori SRAM atau DRAM. Tetapi proses penulisan khusus diperlukan untuk meletakkan informasi
tersebut dalam memori ini. Karena  operasi normalnya melibatkan hanya pembacaan data yang tersimpan, maka memori tipe ini disebut read only memory. Data ditulis ke dalam ROM pada saat fabrikasi.
4. RAM
Random access memory (RAM)  adalah tempat didalam komputer dimana OS, program aplikasi dan data yang sedang digunakan disimpan sehingga dapat dicapai dengan cepat oleh
prosesor. Cache dibaca Cash, adalah tempat untuk menyimpan segala sesuatu sementara. Misalnya, file secara otomatis diminta dengan melihat halaman web yang disimpan dalam hard disk tepatnya dalam subdirektori cache dibawah direktori untuk browser. COASt adalah singkatan untuk Cache on a stick. COASt menyediakan memori cache dalam banyak sistem berbasis Pentium.
RAM atau Memory merupakan perangkat untuk tempat menyimpan data yang diakses oleh Processor (CPU – Central Processing Unit). Data yang ada di RAM bisa diakses secara acak dengan kecepatan yang sama, sehingga di sebut Random (acak). Data yang tersimpan di
RAM bersifat sementara, karena hanya akan ada jika ada listrik atau saat komputer menyala dan akan hilang jika komputer mati.
            RAM adalah memori yang bersifat volatile (sementara) yang berfungsi membantu kecepatan eksekusi pada pengolahan data. Semakin tinggi RAM yang digunakan maka semakin baik pula komputer akan berjalan.
            RAM adalah memori yang bersifat volatile (sementara) yang berfungsi membantu kecepatan eksekusi pada pengolahan data. Semakin tinggi RAM yang digunakan maka semakin baik pula komputer akan berjalan.
5. Harddisk
Hardisk Drive adalah media penyimpanan utama yang digunakan pada komputer dengan kapasitas penyimpanan yang besar dan bersifat non volatile. Harddiskk terdiri atas satu
atau lebih piringan cakram (disk) dan umumnya memiliki material aluminium atau campuran kaca keramik yang dilapisi dengan media film tipis yang sensitif terhadap magnet. Piringan
cakram tersebut didisun pada sebuah poros yang disebut sebagai kumparan.
Harddisk menggunakan mekanisme baca/tulis menggunakan kepala baca atau tulis yang disebut head, merupakan komparan pengkonduksi (conducting coil). Desain fisiknya, head bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai kontrolnya. Disk drive
beroperasi dengan kecepatan konstan. Untuk dapat membaca dan menulis, head harus berada pada track yang diinginkan dan pada awal sectornya. Diperlukan waktu untuk mencapai track
yang diinginkan, waktu yang diperlukan disebut aebagai seek time. Apabila track sudah didapatkan maka diperlukan waktu sampai sector yang bersangkutan berputar sesuai dengan headnya, yang disebut rotational latency. Jumlah seek time dan rotational latency disebut
dengan access time. Dengan kata lain, access time adalah waktu yang diperlukan disk untuk berada pada posisi siap membaca atau menulis.
6. Optical Disk
Perangkat penyimpanan besar  dapat pula  diterapkan menggunakan alat optik.
Compact disk  (CD)  lazim, yang  digunakan dalam sistem audio, merupakan aplikasi praktis pertama  dari teknologi ini. Segera sesudahnya, teknologi optik diadaptasi ke lingkungan
komputer untuk menyediakan penyimpanan read­only kapasitas­tinggi yang  disebut CD­ROM. CD-ROM drive adalah peranti penyimpanan sekunder yang membaca informasi yang tersimpan
di dalam CD. Sebuah CD yang berbentuk cakram optik dapat menampung data hingga 682 MB.
DVD adalah salah satu tipe cakram optik yang menggunakan diameter 120 mm yang sama seperti CD. DVD tampak seperti CD, namun kapasitas penyimpanannya jauh lebih tinggi. DVD dapat merekam pada kedua sisi dan beberapa versi komersialnya dapat mendukung dua lapisan tiap sisinya. Ini dapat menghasilkan lebih dari 25 kali kemampuan simpan CD.
Blu-ray Disc (BD) adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital yang dikhususkan untuk menyimpan film dengan resolusi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-ray
dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD, Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD.
7. Penanganan Data
Salah satu keuntungan penggunaan sistem jaringan komputer ini adalah adanya kemudahan akses data secara bersama-sama (data sharing). Dengan digunakannya data secara bersama maka besar kemungkinannya untuk terjadi kerusakan data. Itulah sebabnya
kemudian diperlukan adanya system penanganan data yang mampu menjamin keutuhan data mengingat semakin banyak penggunanya, maka akan sernakin besar pula kemungkinan
terjadinya kerusakan data.

BAB VII

Kegiatan Belajar 7 : Piranti Pendukung Jaringan Komunikasi Data

1. NIC (Network Interface Card)
Perangkat keras sebuah jaringan meliputi seluruh komputer, kartu antar muka (interface cards) dan perangkat lain yang diperlukan dalam pengolahan data dan komunikasi pada sebuah jaringan. Kartu antarmuka jaringan(Network Interface Card atau NIC) menyediakan
hubungan secara fisik antara jaringan dan komputer workstation. Hampir semua NIC terletak di dalam computer (internal), terpasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
Network interface card adalah kartu (papan elektronik) yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah dilengkapi dengan kartu ini. Ada banyak macam kartu jaringan. Dan terdapat tiga
hal yang harus diperhatikan dari suatu NIC yaitu tipe kartu, jenis protokol, dan tipe kabel yang didukungnya. Ada dua macam tipe kartu, yaitu PCI dan ISA. Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer ada beberapa slot yang disebut expansion slot.

2. Konsentrator Ethernet
Berikut beberapa konsentrator ethernet yang sering digunakan dalam perangkat jaringan komputer yaitu :
1) Hub
Secara sederhana, hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini
komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan.
2) Switch
Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store-and-forward. Dengan switch, akan mendapatkan keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada "shared network.
3) Bridge
Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah.
Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada
masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan
melintasi bridge.
4) Router
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan bridge. Perbedaannya, router menyaring
(filter) lalu lintas data. Router menterjemahkan informasi dari satu jaringan ke jaringan lain.
Router mengarahkan jalur yang terbaik bagi sebuah pesan/data, berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuannya.

3. Printer Server
Pada jaringan komputer, tidak hanya  file atau data yang dapat digunakan bersama-sama, printer juga dapat dipakai secara bersama-sama oleh semua komputer yang terhubung di jaringan LAN. Printer server adalah alat yang dapat digunakan untuk mengakses printer atau gadget lain (scanner, external hard drive, flash drive, memory card reader, USB Webcam, USB
Speaker) dari komputer mana saja tanpa harus ada komputer yang bertindak sebagai server.

4. Wireless Access Point
Access Point dapat dianalogikan dengan hub dan repeater pada wired LAN, Access Point dapat menerima dari berbagai peralatan WiFi dan dapat juga meneruskan sinyal ke berbagai peralatan WiFi. Access Point dapat menggabungkan jaringan Wireless dengan wired dan dapat memperbesar jangakauan WLAN. Wireless Access Point adalah suatu piranti yang memungkinkan piranti  nirkabel untuk terhubung ke dalam jaringan dengan menggunakan Wi-Fi, bluetooth atau standar lain.
BAB VIII

Kegiatan Belajar 8 : Router

1. Router
Router adalah sebuah komputer
khusus, router mempunyai komponenkomponen

dasar yang sama dengan PC
desktop, Router mempunyai CPU,
memori, sistem bus, dan banyak
interface input/output. Router didisain
untuk melakukan tugas khusus yang
tidak dimiliki oleh PC desktop Router mempunyai interface baik
untuk LAN maupun WAN. Teknologi
WAN selalu menggunakan router. Router
menggunakan koneksi WAN untuk
berkomunikasi dengan lainnya.
2. Komponen Router
Komponen utama dari sebuah router
antara lain :
1) RAM (Random Access Memory)
RAM digunakan untuk informasi table routing, cache fast switching, konfigurasi yang sedang jalan, dan mengatur antrian paket. Pada kebanyakan router RAM meyediakan space memory untuk menjalankan fungsi router.
2) NVRAM (Nonvolatile RAM)
NVRAM mempunyai fungsi menyediakan storage untuk file startup configuration. Data
yang tersimpan pada NVRAM masih ada walaupun router dimatikan atau restart. NVRAM
digunakan untuk menyimpan startup configuration.
3) Flash Memory
Flash memory termasuk dalam tipe  Electrically  Erasable Programmable  Read-only Memory (EEPROM) dan mempunyai fungsi untuk menangani IOS image, memberi akses software untuk melakukan update tanpa harus melepas chip pada prosesornya.
4) ROM (Read Only Memory)
ROM mempunyai fungsi untuk menangani perintah-perintah untuk keperluan diagnosa
power-on selt test (POST), menyimpan program bootstap dan dasar operating system. ROM digunakan secara permanen untuk menyimpan kode-kode startup diagnostic, yang dikenal dengan nama ROM monitor.
5) Interface
Interface mempunyai fungsi untuk menghubungkan router ke suatu jaringan sebagai
keluar masuknya paket data. Interface hanya berada dalam motherboard atau sebagai module yang terpisah.
6) CPU (Central Processing Unit)
CPU bertugas menjalankan perintah-perintah dalam operating system.
7) Bus
Sebagian besar router terdiri atas bus sistem dan bus CPU.
8) Port Console atau AUX 
Port console adalah port serial yang digunakan untuk proses konfigurasi. Ia digunakan
sebagai terminal dari komunikasi port pada komputer melalui modem.
9) Power Supply 
Power supply digunakan sebagai sumber daya untuk mengoperasikan komponen di
dalam router. Beberapa router kemungkinan mempunyai lebih dari satu power supply.
3. Sistem Operasi Router
Sama dengan PC, router atau switch  tidak akan berfungsi tanpa sistem operasi dan tanpa sistem operasi akan membuat sebuah router tidak berguna. Salah satu sistem operasi yang digunakan pada router Cisco adalah Cisco IOS yang memiliki kemampuan untuk mengatur dasar routing dan fungsi switching, keamanan dalam akses ke jaringan serta dapat beroperasi di skala jaringan.

BAB IX

Kegiatan Belajar 9 : Peripheral Jaringan Pada Komputer Terapan

1. UART (Universal Asynchronous Receiver Transmitter)
Universal Asynchronous Receiver / Transmitter (UART) adalah komponen kunci dari  subsistem komunikasi serial dari sebuah komputer. UART mengambil byte data dan mengirimkan bit individual secara berurutan. Transmisi serial biasanya digunakan dengan modem dan komunikasi non-jaringan antara komputer, terminal dan perangkat
lainnya.
UART merupakan protokol komunikasi yang umum digunakan dalam pengiriman data serial antara device satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh komunikasi antara sesama mikrokontroler atau mikrokontroler ke PC. Transmisi asynchronous memungkinkan data yang akan dikirimkan tanpa pengirim harus mengirim sinyal clock ke penerima. Sebaliknya, pengirim dan penerima harus menyetujui kesepakatan parameter waktu yang digunakan dan bit khusus
ditambahkan ke setiap data yang digunakan untuk sinkronisasi unit pengirim dan penerima.
2. USART (Universal Synchronous Asynchronous Receiver Transmitter)
USART merupakan komunikasi yang memiliki fleksibilitas tinggi, yang dapat digunakan untuk melakukan transfer data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul eksternal termasuk PC yang memiliki fitur UART. USART memungkinkan transmisi data baik
secara syncrhronous maupun asyncrhronous, sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART.
3. SPI (Serial Peripheral Interface)
Serial Peripheral Interface (SPI)  adalah protokol data serial sinkron yang digunakan oleh mikrokontroler untuk berkomunikasi secara cepat dengan satu atau lebih perangkat periferal jarak pendek. Hal ini juga dapat digunakan untuk komunikasi antara dua mikrokontroler. Dengan koneksi SPI selalu ada perangkat satu master (biasanya mikrokontroler) yang mengontrol perangkat periferal. Dalam SPI, setiap perangkat yang terhubung adalah sebuah perangkat master atau slave.
4. SCI (Serial Communication Interface)
SCI adalah perangkat yang  memungkinkan pertukaran data antara  mikroprosesor dan peripheral lain seperti printer, drive eksternal, scanner, atau mouse. Dalam hal ini, mirip dengan
Serial Peripheral Interface (SPI) tetapi SCI memungkinkan komunikasi serial dengan mikroprosesor lain atau dengan jaringan eksternal. Istilah SCI diciptakan oleh Motorola di tahun 1970-an. Dalam beberapa aplikasi dikenal sebagai universal asynchronous receiver / transmitter (UART).
SCI adalah komunikasi serial dimana pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel yang mampu mengirim 8 bit sekaligus secara bersamaan. SCI berisi konverter paralelto-serial yang berfungsi sebagai pengirim data, dan converter serial-to-paralel yang berfungsi sebagai penerima data.
5. Sinyal Analog Dan Sinyal Digital
Berdasarkan bentuknya, data dan  sinyal dapat dibedakan ke dalam data dan sinyal analog atau data dan sinyal digital. Suatu data atau sinyal dikatakan analog apabila amplitudo dari data atau sinyal tersebut terus-menerus ada dalam rentang waktu tertentu (kontinyu) dan
memiliki variasi nilai amplitudo tak terbatas. Sebaliknya data atau sinyal dikatakan digital apabila amplitudo dari data atau sinyal terebut tidak kontinyu dan memiliki variasi nilai amplitudo yang terbatas (diskrit).
6. Analog to Digital Converter (ADC)
Sinyal di dunia nyata adalah analog:  cahaya, suara. Jadi, sinyal dunia nyata harus diubah menjadi digital, menggunakan sirkuit yang disebut ADC (Analog-to-Digital Converter), supaya dapat dimanipulasi oleh peralatan digital. Ketika melakukan pemindaian gambar dengan scanner maka apa yang dilakukan oleh scanner adalah konversi analog-ke-digital dengan mengambil informasi analog yang diberikan oleh gambar (cahaya) dan mengkonversi ke
digital. Ketika merekam suara atau menggunakan solusi VoIP di komputer, maka akan menggunakan analog-to- digital converter untuk mengkonversi  suara, yang adalah analog, menjadi informasi digital.
7. Digital to Analog Converter (DAC)
DAC adalah perangkat untuk  mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk digital menjadi sinyal keluaran dalam bentuk analog (tegangan, arus, muatan listrik). Tegangan keluaran yang dihasilkan DAC sebanding dengan nilai digital yang masuk ke dalam DAC. 
Sebuah DAC menerima informasi digital dan mentransformasikannya ke dalam bentuk suatu tegangan analog. Informasi digital adalah dalam bentuk angka biner dengan jumlah digit yang
pasti. Khususnya ketika dipergunakan sebagai penghubung dengan sebuah komputer, angka biner ini disebut word biner atau word komputer. Digit-digit tersebut disebut bit word. Sehingga, sebuah word 8 bit akan memberikan sebuah angka biner yang memiliki delapan digit. Konverter D/A mengonversi sebuah word digital ke dalam sebuah tegangan analog dengan memberikan skala output analog berharga nol ketika semua bit adalah nol dan sejumlah nilai maksmum ketika semua bit adalah satu.

BAB X

Kegiatan Belajar 10 : Protokol Komunikasi Komputer Terapan

Secara definisi Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
            Secara umum fungsi protokol adalah menghubungkan pengirim dan penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan akurat. Tidak semua protokol memiliki fungsi atau fitur yang sama, tetapi ada juga beberapa protokol
yang memiliki fungsi sama meski berada pada tingkat berbeda. Beberapa protocol bergabung dengan protokol lainnya untuk membangun sistem komunikasi yang utuh.
1. RS-232
Protokol RS232 merupakan protokol  serial yang digunakan untuk berkomunikasi antara
perangkat/instrumen dengan komputer melalui Port COMM. Untuk melakukan komunikasi melalui protokol ini, diperlukan sebuah driver serial.
2. RS-485
RS485 atau EIA (Electronic Industries Association) RS485 adalah jaringan balanced line dan dengan system pengiriman data secara half-duplex. RS485 bisa digunakan sebagai jaringan transfer data dengan jarak maksimal 1,2 km.
3. USB (Universal Serial Bus)
Universal Serial Bus (USB) adalah salah satu standar interkoneksi antara komputer dengan peralatan eksternal yang mampu mendukung kecepatan di atas 1 Mbps. Universal Serial Bus (USB) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada
komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA. 
4. Ethernet
Ethernet merupakan jenis skenario  perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.
5. IEEE 802.11
EEE 802.11 merupakan standar untuk  penerapan jaringan wireless dengan band (Frekuensi) 2,4 3,6 dan 5 Ghz. Hal tersebut dibentuk dan di pantau oleh IEEE LAN/MAN Standart Committee (IEEE 802). Versi dasar dari IEEE 8022007 telah memiliki perubahan dan
modifikasi selanjutnya, standar inilah yang menjadi dasar jaringan wireless dengan produk WIFI.
6. TCP/IP
EEE TCP/IP Sejarah TCP/IP  dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket switching digital yang didanai oleh DARPA (Defence Advanced Research Projects Agency) pada tahun 1969. Sementara itu ARPANET terus bertambah besar sehingga protokol yang
digunakan pada waktu itu tidak mampu lagi menampung jumlah node yang semakin banyak. Oleh karena itu DARPA mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum, yakni
TCP/IP dan diadopsi menjadi standard ARPANET pada tahun 1983.

BAB XI

Kegiatan Belajar 11 : Kinerja I/O Bus

1. Bus
Komputer tersusun atas beberapa komponen penting seperti CPU, memori, perangkat I/O dimana setiap komponen saling berhubungan untuk membentuk kesatuan fungsi. Prosesor, memori,  dan perangkat I/O  dapat diinterkoneksikan dengan rnenggunakan bus bersama
yang fungsi utamanya adalah menyediakan jalur komunikasi untuk  transfer  data.  Bus tersebut menyertakan  jalur yang  diperlukan untuk  mendukung  interrupt  dan arbitration.\
2. Struktur Bus
Komputer merupakan gabungan dari  modul-modul antara lain CPU, memori dan perangkat I/O yang saling berkomunikasi, kumpulan lintasan atau saluran berbagai modul disebut struktur interkoneksi dimana rancangan struktur interkoneksi sangat bergantung pada
jenis dan karakteristik pertukaran datanya. Struktur interkoneksi mendukung perpindahan data antara modul dalam komputer, contohnya perpindahan data dari memori ke CPU ataupun dari CPU ke perangkat I/O.
3. Jenis-Jenis Bus
Berdasarkan jenis busnya, bus dibedakan menjadi bus yang khusus menyalurkan data tertentu, misalnya paket data saja, atau alamat saja, jenis ini disebut dedicated bus. Namun apabila bus menyalurkan informasi yang berbeda baik data, alamat maupun sinyal kontrol
dengan metode mulipleks data maka bus ini disebut multiplexed bus. Keuntungan mulitiplexed bus adalah hanya memerlukan saluran sedikit sehingga dapat menghemat tempat, namun
kerugiannya adalah kecepatan transfer data menurun dan diperlukan mekanisme yang komplek untuk mengurai data yang telah dimulitipleks.

Jika Anda berminat,Klik di SINI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pointer

07.Antonio-Komputer Terapan

25-Feby asroful anam_Sistem Komputer