Komputer Terapan
Komputer
Terapan
SMK
Islam 1 Blitar
By:
Feby Asroful Anam
BAB I
Kegiatan Belajar 1 : Sistem Komputer Minimal
·
Komputer kontemporer adalah mesin hitung elektronik cepat yang
menerima informasi input terdigitalisasi, mengolahnya sesuai dengan daftar
instruksi yang tersimpan secara internal dan memberikan informasi output hasil.
·
Komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling
bekerja sama,dapat menerima data (input), mengolah
Sekalipun penyimpanan
primer sangat penting, namun cenderung mahal. Jadi penyimpanan sekunder
tambahan yang lebih murah digunakan pada saat sejumlah besar data dan banyak
program harus disimpan, terutama untuk informasi yang jarang diakses. Terdapat
banyak pilihan peralatan penyimpanan sekunder, termasuk disk magnetik dan tape
dan disk optikal (CDROM). data (proses)
dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah control program
yang tersimpan di memorinya
·
Struktur sebuah sistem computer terbagi atas 4 komponen utama
antara lain :
o Processor o Bus Interkoneksi
o Unit Input dan Output o Memori
·
Beberapa alat input memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai alat
input dan juga sebagai alat output untuk menghasilkan data. Alat input/ouput
demikian dikenal dengan terminal. Alat input dibagi ke dalam dua golongan yaitu
alat input langsung dan tidak langsung.
·
Unit output adalah pasangan unit input yang berfungsi untuk
mengirimkan hasil yang telah diproses ke dunia luar. Printer menggunakan
mechanical head impact, inkjet stream, atau teknik fotokopi, seperti dalam
printer laser. untuk melakukan pencetakan. Sangat mungkin untuk menghasilkan
tinta yang dapat mencetak sebanyak 10.000 baris per menit.
·
CPU adalah komponen pengolah data berdasarkan instruksi-instruksi
yang diberikan kepadanya. Dalam mewujudkan fungsi dan tugasnya, CPU tersusun
atas beberapa komponen sebagai bagian dari struktur CPU. Fungsi CPU adalah
penjalankan program – program yang disimpan dalam memori utama dengan cara
mengambil instruksi – instruksi, menguji instruksi
tersebut dan
mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah.
·
Penyimpanan primer adalah memori cepat yang beroperasi pada
kecepatan elektronik. Memori tersebut terorganissasi sedemikian sehingga isi
satu word, yang terdiri dari n bit, dapat disimpan atau diambil dalam satu
operasi dasar.
·
Penyimpanan sekunder tambahan yang lebih murah digunakan pada saat
sejumlah besar data dan banyak program harus disimpan, terutama untuk informasi
yang jarang diakses.
BAB II
Kegiatan Belajar 2 : Mikrokontroler
1. Pengantar
Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah
sebuah komputer kecil di dalam satu IC yang berisi CPU, memori, timer, saluran komunikasi serial dan
paralel, port
input/output,
ADC. Mikrokontroler
digunakan
untuk suatu tugas dan
menjalankan
suatu program. Mikrokontroler disebut juga MCU adalah salah satu komponen
elektronik atau IC yang memiliki beberapa sifat seperti komputer, yaitu: CPU
(Central Processing Unit) atau unit pemprosesan terpusat, kode memori, data
memori, I/O (port untuk input dan output), bentuknya yang kecil dan harganya
murah sehingga
dapat dicangkokkan (embedded) di dalam
berbagai peralatan.
2. Komputer vs
Mikrokontroler
Terdapat beberapa
persamaan antara sebuah komputer dan mikrokontroler antara lain sama-sama
memiliki CPU
(Central
Processing Unit) atau unit pengolah pusat, sama-sama memiliki RAM (Random Access Memory) untuk menyimpan data-data
sementara. CPU
yang
dimilliki tersebut dapat menjalankan program yang tersimpan dalam ROM (Read Only Memory) atau RAM. Serta komputer dan
mikrokontroler sama-sama
memiliki
beberapa unit input dan output (I/O) melalui sensor sebagai input dan actuator sebagai output
untuk dapat
menjalin
komunikasi.
3. Komponen Mikrokontroler
Chip mikrokontroler
terdiri atas berbagai komponen yang terintegrasi antara lain sebagai berikut :
a) Otak mikrokontroler yang terdiri atas ALU,
Instruction Decoder,Accumulator dan Control Logic.
b) Jantung mikrokontroler berasal dari detak
OSC.
c) SFR (Special Function Register) yang
bertugas menyimpan data - data sementara selama proses berlangsung). Sebagian
ada yang langsung berhubungan dengan I/O dari mikrokontroler yang bersangkutan
dan sebagian lain berhubungan dengan berbagai macam operasional mikrokontroler.
d) Instruction Decoder bertugas menerjemahkan
setiap instruksi yang ada di dalam Program
Memory (hasil dari pemrograman yang kita buat
sebelumnya).
e) Memori RAM atau RAM Memory bisa digunakan
sebagai tempat penyimpan sementara
f) ADC atau Analog to Digital Converter
(tidak setiap mikrokontroler memiliki ADC internal), digunakan untuk mengubah
data-data analog menjadi digital untuk diolah atau diproses lebih lanjut.
g) Timer atau Counter digunakan sebagai
pewaktu atau pencacah, sebagai pewaktu fungsinya
seperti sebuah jam digital dan bisa diatur
cara kerjanya. Sedangkan pencacah lebih digunakan sebagai penghitung atau
pencacah event atau bias juga digunakan untuk menghitung berapa jumlah pulsa
dalam satu detik dan lain sebagainya. Biasanya sebuah mikrokontroler bisa
memiliki lebihd dari 1 timer.
h) EEPROM (sama seperti RAM hanya saja tetap
akan menyimpan data walaupun tidak mendapatkan sumber listrik/daya) dan
port-port I/O untuk masukan/luaran, untuk melakukan komunikasi dengan periferal
eksternal mikrokontroler seperti sensor dan aktuator.
i) RISC (Reduced Instruction Set Computing),
memiliki fasilitas internal yang lebih banyak tetapi memiliki jumlah instruksi
yang minimal (seri PIC16F hanya ada sekitar 30 lebih instruksi).
4. Pemrograman
Mikrokontroler
Bahasa C telah digunakan
untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dsb), aplikasi perkantoran
(text editor,
word
processor, spreadsheet, dsb), bahkan sampai pengembangan system pakar (expert system). Bahasa pemrograman C
adalah bahasa yang terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi main()
adalah fungsi utama dan harus ada pada program C karena fungsi main() ini
adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan
dijalankan.
5. PIC (Programmable
Interface Controller)
PIC merupakan
mikrokontroler yang diproduksi oleh Microchip dan dapat menggantikan fungsi
dari ratusan IC atau transistor. PIC sangat popular karena harganya yang murah,
kemampuannya untuk dapat bekerja dengan berbagai jenis aplikasi serta banyaknya
sumber
informasi yang tersedia untuk mikrokontroler
ini. PIC dapat deprogram melalui serial port dan USB serta dapat diprogram
berkali-kali karena menggunakan flash memori.
6. AVR ATMega 16
Keluarga Mikrokontroler
AVR merupakan mikrokontroler dengan arsitektur modern, terdapat 5 jenis mikrokontroler AVR yaitu:
a) TinyAVR, mikrokontroler (mungil, hanya 8
sampai 32 pin) serbaguna dengan Memori Flash
untuk menyimpan program hingga 16K Bytes,
dilengkapi SRAM dan EEPROM 512 Bytes.
b) MegaAVR, mikrokontroler dengan unjuk-kerja
tinggi, dilengkapi Pengali Perangkat keras
(Hardware Multiplier), mampu menyimpan
program hingga 256 KBytes, dilengkapi EEPROM 4K
Bytes dan SRAM 8K Bytes.
c) AVR XMEGA, mikrokontroler AVR 8/16-bit
XMEGA memiliki peripheral baru dan canggih dengan unjukkerja, sistem Event dan
DMA yang ditingkatkan, serta merupakan pengembangan
keluarga AVR untuk pasar low power dan high
performance (daya rendah dan unjuk-kerja tinggi).
d) AVR32 UC3, unjuk-kerja tinggi,
mikrokontroler flash AVR32 32-bit daya rendah. Memiliki flash hingga 512 KByte
dan SRAM 128 KByte.
e) AVR32 AP7, unjuk-kerja tinggi, prosesor
aplikasi AVR32 32-bit daya rendah, memiliki SRAM
hingga 32 KByte.
7. MCS-51 (8051)
8051 merupakan
mikrokontroler buatan Intel corp yang merupakan bagian dari keluarga MCS-51.
AT89C51
merupakan
prosesor 8-bit dengan low
power supply
dan performansi tinggi
yang terdiri dari CMOS dengan Flash
Programmable dan Erasable Read Only Memory (PEROM) sebesar 4 Kbyte didalamnya.
Alat tersebut dibuat dengan menggunakan teknologi tinggi nonvolatile
berdensitas tinggi dari ATMEL yang kompatibel dengan keluarga MCS51 buatan
Intel yang merupakan standar industri.
BAB III
Kegiatan Belajar 3 : Macam Dan Jenis Komputer Terapan Jaringan
1. Jaringan Komputer
Menurut Definisi, yang
dimaksud dengan jaringan komputer (computer networks) adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah computer autonomous. Dalam bahasa
yang
popular dapat
dijelaskan bahwa jaringan
komputer
adalah kumpulan beberapa
komputer dan
perangkat lain seperti
printer, hub,
dan sebagainya yang saling terhubung satu sama lain melalui media perantara.
Keuntungan utama dari penggunaan
jaringan komputer adalah kemampuan resources
sharing, yaitu kemampuan berbagi pakai sumber
daya yang terdapat dan terhubung dalam
jaringan komputer tersebut. Sumber daya
tersebut bias berupa perangkat keras maupun
perangkat lunak.
2. Berdasarkan Area atau
Skala
(Ukuran)
Berdasarkan area, jaringan
komputer dapat dibagi menjadi 4 jenis antara lain :
1) LAN (Local Area Network)
Local Area Network adalah jaringan lokal yang dibuat
pada
area
tertutup, misalnya dalam
satu gedung
atau dalam satu
ruangan.
Kadangkala jaringan
lokal disebut
juga jaringan privat.
2) MAN (Metropolitan Area Network)
Metropolitan area network
atau disingkat dengan MAN merupakan
suatu jaringan dalam
suatu kota dengan transfer data berkecepatan
tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi
seperti kampus, perkantoran, pemerintahan,
dan sebagainya.
3) WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network
merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar
sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar
wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat
didefinisikan juga sebagai jaringan komputer
yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Wide Area Network
cakupannya lebih luas daripada MAN.
4) Internet
Internet adalah
interkoneksi jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia. Sehingga cakupannya
sudah mencapai satu planet, bahkan tidak menutup kemungkinan mencakup
antarplanet. Koneksi antar jaringan komputer
dapat dilakukan berkat dukungan Internet Protocol (IP).
3. Berdasarkan Media
Penghantar (Alat Koneksi)
Berdasarkan media
penghantar, jaringan komputer dapat dibagi menjadi 2 jenis antara lain :
1) Wire Network
Wire Network adalah
jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar, jadi data
mengalir pada kabel. Kabel yang umum digunakan pada jaringan komputer biasanya
menggunakan bahan dasar tembaga. Ada juga jenis kabel lain yang menggunakan
bahan sejenis fiber optis atau serat optik.
2) Wireless Network
2) Wireless Network
Wireless Network adalah
jaringan tanpa kabel yang menggunakan media penghantar gelombang radio atau
cahaya infrared. Saat ini sudah semakin banyak outlet atau lokasi tertentu yang
menyediakan layanan wireless network sehingga pengguna dapat dengan mudah
melakukan akses internet tanpa kabel.Frekuensi yang digunakan pada radio untuk
jaringan computer biasanya menggunakan frekuensi tinggi yaitu 2.4 GHz dan 5.8
GHz.
4. Berdasarkan Fungsi
Berdasarkan fungsinya, jaringan
komputer dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
1).Client Server
Client Server adalah
jaringan komputer yang salah satu atau lebih komputer difungsikan
sebagai server atau induk bagi komputer lain.
Server melayani komputer lain yang disebut client. Layanan yang diberikan bias
berupa akses web, email, file, atau yang lain. Client server
banyak dipakai pada internet.
2) Peer to Peer
Peer to Peer adalah
jaringan komputer dimana setiap computer bisa menjadi server sekaligus client.
Setiap komputer dapat menerima dan memberikan akses dari atau ke komputer
lain.Peer to Peer banyak diimplementasikan pada LAN. Walaupun dapat juga
diimplementasikan pada MAN, WAN, atau Internet namun hal ini kurang lazim
karena berkaitan dengan masalah manajemen dan keamanan.
3) Hybrid Network
Hybrid Network adalah
Network yang dibentuk dari berbagai Topologi dan Teknologi. Sebuah Hybrid
Network mungkin sebagai contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambilan alihan
suatu perusahaan sehingga ketika di gabungkan maka teknologiteknologi yang
berbeda tersebut harus digabungkan dalam network Tunggal.
BAB IV
Kegiatan Belajar 4 : Wireless Dan Wired Network
1. Wired Network
Dalam membangun jaringan
komputer, sangat penting dalam menentukan jenis media penghantar yang akan digunakan. Media penghantar tersebut bekerja dengan
cara
menghubungkan
antarterminal satu
dengan
terminal lainnya, dengan cara mengirimkan atau menerima sinyal atau gelombang elektromagnetik.
Pemilihan
media
transmisi yang tepat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akses jaringan dalam hal mentransmisi data
dengan cepat.
Wired
Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media
penghantar. Jadi, data mengalir pada kabel. Kabel yang umum digunakan pada
jaringan computer biasanya menggunakan bahan tembaga. Ada juga jenis kabel lain
yang menggunakan bahan sejenis fiber optic atau serat optik. Biasanya bahan tembaga
banyak digunakan pada LAN.Terdapat beberapa tipe dan jenis kabel yang umum
digunakan untuk suatu jaringan antara lain kabel twisted pair (UTP dan STP),
coaxial, dan fiber optik. Namun sesuai dengan perkembangan HUB atau
konsentrator pengunaannya, kabel UTP semakin menjadi pilihan karena harganya
yang tidak terlalu mahal, dengan kemampuan yang bisa diandalkan. Hingga saat
ini beberapa jenis kabel sudah dapat menyamai teknologi fiber optik.
2. Wireless Network
Teknologi wilreless
merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat untuk mengganti teknologi
jaringan lama yang
masih
menggunakan banyak kabel. Memakai teknologi wireless akan memberikan banyak
keuntungan,
pengguna
tidak dibatasi ruang gerak, tetapi hanya dibatasi jarak akses jangkauan pemancar WiFi. Untuk mendapatkan jangkauan yang
lebih jauh
dapat menggunakan booster yang berfungsi
seebagai relay dan mampu menjangkau ratusan meter bahkan beberapa kilometer ke
satu arah.
Wireless
adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan
telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti
kabel.
Saat ini teknologi wireless berkembang dengan
pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian
telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan
untuk akses internet. Wireless LAN menggunakan gelombang elektromagetik (radio
dan infra merah) untuk melakukan komunikasi data menyalurkan data dari satu
point ke point yang lain tanpa melalui fasilitas fisik. Wireless LAN (WLAN)
mengirim dan menerima data menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared.
Biasanya sebuah WLAN merupakan
ekstensi atau pengembangan dari wire LAN yang
sudah ada. Saat ini gelombang radio lebih banyak digunakan sebagai media
transmisi data dibandingkan infrared. Koneksi ini menggunakan frekuensi
tertentu untuk menyalurkan data tersebut, kebanyakan Wireless LAN
menggunakan frekuensi 2,4 GHz.
Wireless
network memiliki beberapa keungggulan, seperti proses instalasi yang lebih
mudah dibandingkan wire network, dapat mencapai area yang sulit dijangkau,
biaya instalasi dan perawatan lebih murah. Namun, di sisi lain juga memiliki
beberapa kekurangan, seperti masalah interferensi dengan perangkat microwave,
rawan penyadapan, mudah dipengaruhi oleh cuaca buruk. Gelombang radio dapat
merambat di ruang hampa. Data atau sinyal akan
diangkut oleh gelombang radio. Bayangkan
seperti barang yang diangkut oleh mobil. Barang dapat dianalogikan dengan data,
sedangkan mobil dianalogikan dengan gelombang radio.
Gelombang pengangkut atau gelombang pembawa
disebut carrier.
BAB V
Kegiatan Belajar 5 : LAN, MAN, WAN, dan Internet
1. LAN (Local Area
Network)
Sejarah jaringan komputer
berawal dari time-sharing networks, yaitu rangkaian terminal yang terhubung dengan komputer sentral yang disebut mainframe. Kemudian
komputer berskala
kecil yang
disebut Personal Computer
atau PC mulai
menggeser computer
mainframe.
Beberapa buah PC dapat
membentuk
network yang disebut LAN
(Local Area
Network). LAN menyediakan
pemakaian
resource bersama dan cukup efektif digunakan pada area tertutup
dengan luas area terbatas seperti di rumah,
kantor, laboratorium, dan sebagainya.
Manfaat lain dari switch
yaitu memecah sebuah network menjadi beberapa segmen atau dalam istilah teknis
disebut sebagai multiple collision domains. Sementara alamat broadcast
masih tetap satu, istilah yang biasa digunakan
untuk menggambarkan kondisi ini yaitu multiple collision domains dan single
broadcast domain.
Jika dikaitkan dengan
model OSI, maka teknologi dan protocol yang diimplementasikan pada LAN banyak berhubungan
dengan layer physical dan data link. Tidak berarti bahwa LAN sama sekali tidak
berhubungan dengan layer yang lain. Dalam prakteknya LAN tetap memerlukan
aplikasi yang bekerja pada layer application dan seterusnya.\
2. VLAN (Virtual Local
Area Network)
Salah satu masalah yang
dihadapi oleh LAN adalah tidak adanya mekanisme pengaturan yang fleksibel sehingga administrator akan cukup sulit mengelompokkan
masing-masing host
berdasarkan
kategori tertentu. Seperti mengelompokkan beberapa host
berdasarkan kelompok kerja, berdasarkan
departemen, aplikasi atau servis yang disediakan, dan sebagainya.
Saat ukuran LAN sudah
cukup besar, misalnya sebesar kampus atau lebih besar lagi dimana masing-masing
host berada di tempat yang cukup jauh. Akan sangat sulit membuat kelompok
berdasarkan kategori tertentu jika lokasi host terpencar-pencar atau berjauhan.
Untuk mengatasi hal
tersebut, dapat dilakukan dengan membuat Virtual LAN sehingga dapat mengatasi
beberapa kesulitan yang tidak dapat diselesaikan oleh LAN tradisional. Selain
itu VLAN juga dapat digunakan untuk meningkatkan security dan mampu memecah
sebuah broadcast domain yang besar menjadi beberapa buah broadcast domain yang
lebih kecil
sehingga dapat meningkatkan performa network.
3. PAN (Personal Area
Network)
PAN merupakan jaringan
komputer yang dibentuk oleh beberapa buah komputer atau antara komputer dengan peralatan non komputer seperti printer, mesin fax, telepon
seluler, PDA,
Handphone.
Sebuah PAN dapat
dibangun
menggunakan teknologi wire dan wireless network. Teknologi Wire PAN biasanya mengandalkan
perangkat
USB dan
FireWire. Sedangkan Wireless PAN mengandalkan teknologi Bluetooth, WiFi, dan infrared. Saat
ini, wireless PAN
(WPAN) yang
menggunakan Bluetooth
lebih menjadi
pilihan karena dapat
dibangun dengan cepat berkat kehadiran
perangkat bluetooth. Cakupan area sebuah PAN sangat terbatas, yaitu sekitar
9-10 meter namun dengan seakin canggihnya perkembangan teknologi maka cakupan
PAN dapat diperluas lagi.
4. MAN (Metropolitan Area
Network)
Teknologi yang digunakan
MAN mirip dengan LAN. Hanya saja areanya lebih besar dan komputer yang dihubungkan pada
jaringan MAN jauh lebih banyak dibandingkan LAN. MAN merupakan jaringan komputer yang meliputi area seukuran kota atau gabungan beberapa
LAN yang dihubungkan menjadi sebuah jaringan
besar.
MAN bisa saja berupa gabungan
jaringan komputer beberapa sekolah atau beberapa kampus. MAN dapat
diimplementasikan pada wire maupun wireless network. MAN dapat
memanfaatkan jaringan kabel yang umumnya
menggunakan kabel jenis coaxial atau serat optik. Pelanggan TV kabel dapat
menikmati akses internet berkecepatan tinggi. Di negara-negara yang sudah maju,
jaringan tv kabel telah memanfaatkan teknologi serat optik. Sehingga dapat
mengangkut data berukuran gigabit dalam waktu singkat.
5. WAN (Wide Area Network)
Memahami seluk beluk sebuah
LAN adalah langkah awal untuk memahami teknologi jaringan secara umum. Manakala beberapa LAN dihubungkan dengan media komunasi publik atau media lainnya seperti
jaringan telepon
dan
melibatkan area geografis yang cukup besar seperti antarnegara, antarbenua, maka model jaringan
berskala besar disebut sebagai WAN.
WAN adalah sebuah jaringan
komunikasi data yang tersebar pada suatu area geografik yang besar seperti
propinsi atau negara. WAN selalu menggunakan fasilitas transmisi yang
disediakan oleh perusahaan telekomunikasi
seperti perusahaan layanan telepon.
WAN
berbeda dengan LAN. Tidak seperti LAN yang menghubungkan workstation-workstation,
peralatan, terminal dan peralatan lain dalan suatu gedung, WAN menghubungkan
data dalam suatu area geografik yang luas. Perusahaan yang menggunakan WAN dapat
melakukan koneksi antara kantor pusat dan kantor-kantor cabangnya yang berada
di tempat yang jauh.
Sebuah WAN beroperasi pada
layer fisik dan layer data link dari OSI layer. WAN menghubungkan LAN-LAN dalam
suatu area geografik yang luas. WAN mampu melakukan pertukakaran paket data dan
frame antara router dan switch.
Internet merupakan contoh
WAN yang paling popular, internet merupakan jaringan komputer terbesar di
dunia. Teknologi internet mungkin saja diimplementasikan pada LAN,
implementasi teknologi internet pada LAN
tersebut disebut sebagai intranet. Banyak sekali layanan atau service yang
disediakan oleh internet.
6. Internet
Istilah internet berasal
dari kata internetworking.Internetworking sendiri bisa diartikan sebagai network dari network, yang berarti
kumpulan dari
jaringan-jaringan
yang menghubungkan
komputer dari
sistem yang berbedabeda.
Internet
dapat dikatakan sebagai
kumpulan berbagai macam jaringan komputer di
dunia yang terkoneksi satu sama lain dan dapat saling berkomunikasi satu sama
lain.
Menurut sejarahnya,
internet lahir pada era 60-an atau tepatnya tahun 1969. Internet berawal dari
proyek riset yang disponsori oleh DARPA (Defense Advanced Research Projects
Agency).
Pengembangan jaringan ini
sukses melahirkan ARPANET (Advance Research Projects Agency Networks) sehingga
dapat dikatakan bahwa ARPANET sebagai jaringan komputer
yang pertama di dunia. Model referensi DARPA
memiliki empat lapisan yaitu Application Layer yang berfungsi untuk menyediakan
akses aplikasi terhadap jaringan TCP/IP, Host-to-host Layer yang berfungsi
membuat komunikasi antar dua host, Internetnetworking Layer yang berfungsi
untuk melakkan routing dan pembuatan paket IP, serta Network Interface Layer
yang berfungsi
meletakkan frame-frame data yang akan dikirim
ke media jaringan.
Internet Protocol (IP)
berada pada layer Internetwork atau Internet, IP merupakan kuni dari jaringan
TCP/IP sehingga agar dapat berjalan dengan baik maka semua aplikasi jaringan
TCP/IP pasti bertumpu kepada Internet
Protocol. IP adalah protokol yang mengatur bagaimana suatu data dapat dikenal
dan dikirim dari satu komputer ke komputer lainnya, IP bersifat
connectionless potocol sehingga setiap paket
data yang dikirim oleh pengirim ke penerima dalam suatu sesi hubungan akan
dirouting secara independen.
BAB VI
Kegiatan Belajar 6 : Piranti Penyimpanan Dan Penyedia Data
1. Memori
Memori adalah pusat
kegiatan pada sebuah komputer, karena setiap proses yang akan dijalankan,
harus melalui
memori
terlebih dahulu. CPU mengambil instruksi dari memori sesuai yang ada pada Program Counter.
Instruksi dapat
berupa
menempatkan/menyimpan dari/ke
alamat di memori, penambahan, dan sebagainya.
Tugas sistem operasi adalah mengatur peletakan banyak proses pada suatu memori.
Memori harus dapat digunakan dengan baik, sehingga dapat memuat banyak proses
dalam suatu waktu.
Satuan
pokok memori adalah bit. Sejumlah bit dapat berisi 0 atau 1. Memori terdiri
dari sejumlah sel-sel yang masing-masing dapat menyimpan informasi. Semua sel
dalam sebuah memori berisi jumlah bit yang sama. Tiap sel mempunyai alamat,
yang dipakai program sebagai acuan. Komputer menggunakan sistem bilangan biner
(termasuk notasi oktal dan heksa untuk
bilangan biner).
Antara
manajemen memori dan konfigurasi sistem operasi merupakan dua hal yang tidak
bisa dipisahkan. Pada dasarnya pengkonfigurasian system operasi adalah mengatur
pemanfaatan memori komputer yang ada.
Sistem operasi menyimpan
bagianbagian proses yang sedang digunakan di memori fisik (memori utama) dan
sisanya diletakkan di disk. Begitu bagian yang berada di disk diperlukan, maka
bagian di memori yang tidak diperlukan akan dikeluarkan dari memori fisik (swap
out)
dan diganti (swap in) oleh bagian disk yang
diperlukan itu. Sedangkan untuk physical memory, dalam penggunaannya
membutuhkan pengaturan tersendiri.
2. Cache Memory
Cache memory adalah memori
berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal dibanding memori utama. Cache memori
terletak diantara
memori utama
dan register CPU, dan
berfungsi
agar CPU tidak langsung
mengacu ke
memori utama tetapi di
cache memori
yang kecepatan aksesnya
lebih tinggi.
Metode ini akan
meningkatkan
kinerja system. Dahulu cache disimpan di luar prosesor dan dapat ditambahkan. Untuk
meningkatkan
kinerja, saat ini cache ditanamkan di
prosesor.
Kecepatan
memori utama sangat rendah dibandingkan kecepatan prosessor modern. Untuk
performa yang baik, prosessor tidak dapat membuang waktunya dengan menunggu
untuk mengakses instruksi dan data pada memori utama. Karenanya sangat penting
untuk memikirkan suatu skema yang mengurangi waktu dalam mengakses informasi.
Karena kecepatan memori utama dibatasi oleh batasan elektronik dan packaging,
maka solusinya harus dicari pada system arsitektur yang berbeda. Solusi yang
efisien adalah menggunakan memori cache cepat yang sebenarnya membuat memori
utama tampak lebih cepat bagi
prosesor daripada sebenarnya.
3. ROM (Read Only Memory)
Read Only Memory (ROM) merupakan jenis memori non volatile dimana data yang tersimpan dalam memori tidak akan hilang
saat tidak
terhubung ke
pasokan catu daya, ROM
biasanya digunakan pada computer untuk
menyimpan instruksi yang eksekusinya menghasilkan loading program boot dari
disk. Misalnya Basic Input Output System (B.I.O.S) yang pertama kali dijalankan
oleh computer saat dinyalakan.
Memori
non volatile digunakan secara luas dalam sistem embedded. Sistem semacam ini
biasanya tidak menggunakan perangkat penyimpanan disk. Programnya disimpan
dalam
perangkat memori semikonduktor non volatile.
Tipe memori non volatile yang berbeda telah dikembangkan. Umumnya, isi memori
semacam itu dapat dibaca seakan sebagai memori SRAM atau DRAM. Tetapi proses
penulisan khusus diperlukan untuk meletakkan informasi
tersebut dalam memori ini. Karena operasi normalnya melibatkan hanya pembacaan data yang tersimpan, maka memori tipe ini disebut
read only
memory. Data
ditulis ke dalam ROM
pada saat
fabrikasi.
4. RAM
Random access memory (RAM)
adalah tempat didalam komputer dimana OS, program aplikasi dan
data yang
sedang
digunakan disimpan sehingga dapat dicapai dengan cepat oleh
prosesor. Cache dibaca Cash, adalah tempat
untuk menyimpan segala sesuatu sementara. Misalnya, file secara otomatis
diminta dengan melihat halaman web yang disimpan dalam hard disk tepatnya dalam
subdirektori cache dibawah direktori untuk browser. COASt adalah singkatan
untuk Cache on a stick. COASt menyediakan memori cache dalam banyak sistem
berbasis Pentium.
RAM atau Memory merupakan
perangkat untuk tempat menyimpan data yang diakses oleh Processor (CPU –
Central Processing Unit). Data yang ada di RAM bisa diakses secara acak dengan
kecepatan yang sama, sehingga di sebut Random (acak). Data yang tersimpan di
RAM bersifat sementara, karena hanya akan ada
jika ada listrik atau saat komputer menyala dan akan hilang jika komputer mati.
RAM
adalah memori yang bersifat volatile (sementara) yang berfungsi membantu
kecepatan eksekusi pada pengolahan data. Semakin tinggi RAM yang digunakan maka
semakin baik pula komputer akan berjalan.
RAM
adalah memori yang bersifat volatile (sementara) yang berfungsi membantu
kecepatan eksekusi pada pengolahan data. Semakin tinggi RAM yang digunakan maka
semakin baik pula komputer akan berjalan.
5. Harddisk
Hardisk Drive adalah media
penyimpanan utama yang digunakan pada komputer dengan kapasitas penyimpanan yang besar dan bersifat non volatile. Harddiskk terdiri atas satu
atau lebih piringan cakram (disk) dan umumnya
memiliki material aluminium atau campuran kaca keramik yang dilapisi dengan
media film tipis yang sensitif terhadap magnet. Piringan
cakram tersebut didisun pada sebuah poros
yang disebut sebagai kumparan.
Harddisk menggunakan
mekanisme baca/tulis menggunakan kepala baca atau tulis yang disebut head,
merupakan komparan pengkonduksi (conducting coil). Desain fisiknya, head
bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai kontrolnya. Disk
drive
beroperasi dengan kecepatan konstan. Untuk
dapat membaca dan menulis, head harus berada pada track yang diinginkan dan
pada awal sectornya. Diperlukan waktu untuk mencapai track
yang diinginkan, waktu yang diperlukan
disebut aebagai seek time. Apabila track sudah didapatkan maka diperlukan waktu
sampai sector yang bersangkutan berputar sesuai dengan headnya, yang disebut
rotational latency. Jumlah seek time dan rotational latency disebut
dengan access time. Dengan kata lain, access
time adalah waktu yang diperlukan disk untuk berada pada posisi siap membaca
atau menulis.
6. Optical Disk
Perangkat penyimpanan
besar dapat pula diterapkan menggunakan alat optik.
Compact disk
(CD) lazim, yang digunakan dalam sistem audio, merupakan
aplikasi praktis pertama dari teknologi
ini. Segera sesudahnya, teknologi optik diadaptasi ke lingkungan
komputer untuk menyediakan penyimpanan
readonly kapasitastinggi yang disebut
CDROM. CD-ROM drive adalah peranti penyimpanan sekunder yang membaca informasi
yang tersimpan
di dalam CD. Sebuah CD yang berbentuk cakram
optik dapat menampung data hingga 682 MB.
DVD adalah salah satu tipe
cakram optik yang menggunakan diameter 120 mm yang sama seperti CD. DVD tampak
seperti CD, namun kapasitas penyimpanannya jauh lebih tinggi. DVD dapat merekam
pada kedua sisi dan beberapa versi komersialnya dapat mendukung dua lapisan
tiap sisinya. Ini dapat menghasilkan lebih dari 25 kali kemampuan simpan CD.
Blu-ray Disc (BD) adalah
sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital yang dikhususkan
untuk menyimpan film dengan resolusi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser
biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram
Blu-ray
dapat menyimpan data yang lebih banyak dari
format DVD, Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan
dengan 4,7 GB pada DVD.
7. Penanganan Data
Salah satu keuntungan
penggunaan sistem jaringan komputer ini adalah adanya kemudahan akses data secara bersama-sama (data
sharing). Dengan
digunakannya
data secara bersama
maka besar
kemungkinannya untuk
terjadi
kerusakan data. Itulah sebabnya
kemudian diperlukan adanya system penanganan
data yang mampu menjamin keutuhan data mengingat semakin banyak penggunanya,
maka akan sernakin besar pula kemungkinan
terjadinya kerusakan data.
BAB VII
Kegiatan Belajar 7 : Piranti Pendukung Jaringan Komunikasi Data
1. NIC (Network Interface
Card)
Perangkat keras sebuah
jaringan meliputi seluruh komputer, kartu antar muka (interface cards) dan perangkat lain yang diperlukan dalam
pengolahan data
dan
komunikasi pada sebuah jaringan. Kartu antarmuka jaringan(Network Interface Card atau NIC) menyediakan
hubungan secara fisik antara jaringan dan
komputer workstation. Hampir semua NIC terletak di dalam computer (internal),
terpasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
Network interface card adalah
kartu (papan elektronik) yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke
jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah
dilengkapi dengan kartu ini. Ada banyak macam kartu jaringan. Dan terdapat tiga
hal yang harus diperhatikan dari suatu NIC
yaitu tipe kartu, jenis protokol, dan tipe kabel yang didukungnya. Ada dua
macam tipe kartu, yaitu PCI dan ISA. Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer
ada beberapa slot yang disebut expansion slot.
2. Konsentrator Ethernet
Berikut beberapa
konsentrator ethernet yang sering digunakan dalam perangkat jaringan komputer yaitu :
1) Hub
Secara sederhana, hub
adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, hub adalah
perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini
komputer yang sudah memasang NIC) bergabung
menjadi satu jaringan.
2) Switch
Switch adalah perluasan dari konsep bridge.
Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan
store-and-forward. Dengan switch, akan mendapatkan keuntungan karena setiap
segmen jaringan memiliki bandwidth 10Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada
"shared network.
3) Bridge
Bridge adalah perangkat
yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah.
Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan
berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama.
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada
masing-masing segmen jaringan dan
memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan
melintasi bridge.
4) Router
Router bekerja dengan cara
yang mirip dengan bridge. Perbedaannya, router menyaring
(filter) lalu lintas data. Router
menterjemahkan informasi dari satu jaringan ke jaringan lain.
Router mengarahkan jalur yang terbaik bagi
sebuah pesan/data, berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuannya.
3. Printer Server
Pada jaringan komputer,
tidak hanya file atau data yang dapat digunakan bersama-sama, printer juga dapat dipakai secara bersama-sama oleh
semua
komputer yang
terhubung di jaringan
LAN. Printer
server adalah alat yang
dapat
digunakan untuk mengakses
printer atau
gadget lain (scanner, external hard drive, flash drive, memory card reader, USB
Webcam, USB
Speaker) dari komputer mana saja tanpa harus
ada komputer yang bertindak sebagai server.
4. Wireless Access Point
Access Point dapat
dianalogikan dengan hub dan repeater pada wired LAN, Access Point dapat menerima dari berbagai peralatan WiFi
dan dapat juga
meneruskan
sinyal ke berbagai peralatan WiFi. Access Point dapat menggabungkan jaringan Wireless dengan wired dan dapat memperbesar jangakauan WLAN. Wireless Access Point adalah
suatu
piranti yang
memungkinkan piranti nirkabel untuk terhubung ke dalam jaringan dengan menggunakan
Wi-Fi,
bluetooth
atau standar lain.
BAB VIII
Kegiatan Belajar 8 : Router
1. Router
Router adalah sebuah
komputer
khusus, router mempunyai komponenkomponen
dasar yang sama dengan PC
desktop, Router mempunyai CPU,
memori, sistem bus, dan banyak
interface input/output. Router didisain
untuk melakukan tugas khusus yang
tidak dimiliki oleh PC desktop Router
mempunyai interface baik
untuk LAN maupun WAN. Teknologi
WAN selalu menggunakan router. Router
menggunakan koneksi WAN untuk
berkomunikasi dengan
lainnya.
2. Komponen Router
Komponen utama dari sebuah
router
antara lain :
1) RAM (Random Access Memory)
RAM digunakan untuk
informasi table routing, cache fast switching, konfigurasi yang sedang jalan,
dan mengatur antrian paket. Pada kebanyakan router RAM meyediakan space memory
untuk menjalankan fungsi router.
2) NVRAM (Nonvolatile RAM)
NVRAM mempunyai fungsi
menyediakan storage untuk file startup configuration. Data
yang tersimpan pada NVRAM masih ada walaupun
router dimatikan atau restart. NVRAM
digunakan untuk menyimpan startup
configuration.
3) Flash Memory
Flash memory termasuk
dalam tipe Electrically Erasable Programmable Read-only Memory (EEPROM) dan mempunyai
fungsi untuk menangani IOS image, memberi akses software untuk melakukan update
tanpa harus melepas chip pada prosesornya.
4) ROM (Read Only Memory)
ROM mempunyai fungsi untuk
menangani perintah-perintah untuk keperluan diagnosa
power-on selt test (POST), menyimpan program
bootstap dan dasar operating system. ROM digunakan secara permanen untuk
menyimpan kode-kode startup diagnostic, yang dikenal dengan nama ROM monitor.
5) Interface
Interface mempunyai fungsi
untuk menghubungkan router ke suatu jaringan sebagai
keluar masuknya paket data. Interface hanya
berada dalam motherboard atau sebagai module yang terpisah.
6) CPU (Central Processing Unit)
CPU bertugas menjalankan
perintah-perintah dalam operating system.
7) Bus
Sebagian besar router
terdiri atas bus sistem dan bus CPU.
8) Port Console atau AUX
Port console adalah port
serial yang digunakan untuk proses konfigurasi. Ia digunakan
sebagai terminal dari komunikasi port pada
komputer melalui modem.
9) Power Supply
Power supply digunakan
sebagai sumber daya untuk mengoperasikan komponen di
dalam router. Beberapa router kemungkinan
mempunyai lebih dari satu power supply.
3. Sistem Operasi Router
Sama dengan PC, router
atau switch tidak akan berfungsi tanpa sistem operasi dan tanpa sistem operasi
akan membuat
sebuah router
tidak berguna. Salah satu
sistem
operasi yang digunakan pada router Cisco adalah Cisco IOS yang memiliki kemampuan untuk mengatur dasar routing dan fungsi
switching,
keamanan
dalam akses ke jaringan serta dapat beroperasi di skala jaringan.
BAB IX
Kegiatan Belajar 9 : Peripheral Jaringan Pada Komputer Terapan
1. UART (Universal
Asynchronous Receiver Transmitter)
Universal Asynchronous
Receiver / Transmitter (UART) adalah komponen kunci dari
subsistem komunikasi serial dari sebuah komputer. UART mengambil byte data dan mengirimkan bit individual secara berurutan. Transmisi
serial biasanya digunakan dengan modem dan komunikasi non-jaringan antara
komputer, terminal dan perangkat
lainnya.
UART merupakan protokol komunikasi yang umum
digunakan dalam pengiriman data serial antara device satu dengan yang lainnya.
Sebagai contoh komunikasi antara sesama mikrokontroler atau mikrokontroler ke
PC. Transmisi asynchronous memungkinkan data yang akan dikirimkan tanpa
pengirim harus mengirim sinyal clock ke penerima. Sebaliknya, pengirim dan
penerima harus menyetujui kesepakatan parameter waktu yang digunakan dan bit
khusus
ditambahkan ke setiap data yang digunakan
untuk sinkronisasi unit pengirim dan penerima.
2. USART (Universal
Synchronous Asynchronous Receiver Transmitter)
USART merupakan komunikasi
yang memiliki fleksibilitas tinggi, yang dapat digunakan untuk melakukan transfer
data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul eksternal termasuk PC yang
memiliki fitur UART. USART memungkinkan transmisi data baik
secara syncrhronous maupun asyncrhronous,
sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART.
3. SPI (Serial Peripheral
Interface)
Serial Peripheral
Interface (SPI) adalah protokol data serial sinkron yang digunakan oleh
mikrokontroler untuk
berkomunikasi
secara cepat dengan satu
atau lebih
perangkat periferal jarak
pendek. Hal
ini juga dapat digunakan
untuk
komunikasi antara dua
mikrokontroler.
Dengan koneksi SPI
selalu ada
perangkat satu master
(biasanya
mikrokontroler) yang
mengontrol
perangkat periferal. Dalam SPI, setiap perangkat yang terhubung adalah sebuah perangkat master atau slave.
4. SCI (Serial
Communication Interface)
SCI adalah perangkat yang memungkinkan pertukaran data antara mikroprosesor dan peripheral lain seperti printer, drive eksternal,
scanner, atau
mouse. Dalam
hal ini, mirip dengan
Serial Peripheral Interface (SPI) tetapi SCI
memungkinkan komunikasi serial dengan mikroprosesor lain atau dengan jaringan
eksternal. Istilah SCI diciptakan oleh Motorola di tahun 1970-an. Dalam
beberapa aplikasi dikenal sebagai universal asynchronous receiver / transmitter
(UART).
SCI adalah komunikasi
serial dimana pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat
dibandingkan komunikasi parallel yang mampu mengirim 8 bit sekaligus secara
bersamaan. SCI berisi konverter paralelto-serial yang berfungsi sebagai
pengirim data, dan converter serial-to-paralel yang berfungsi sebagai penerima
data.
5. Sinyal Analog Dan
Sinyal Digital
Berdasarkan bentuknya,
data dan sinyal dapat dibedakan ke dalam data dan sinyal analog atau data dan sinyal digital. Suatu data atau
sinyal dikatakan
analog
apabila amplitudo dari data atau sinyal tersebut terus-menerus ada dalam rentang waktu tertentu
(kontinyu) dan
memiliki variasi nilai amplitudo tak
terbatas. Sebaliknya data atau sinyal dikatakan digital apabila amplitudo dari
data atau sinyal terebut tidak kontinyu dan memiliki variasi nilai amplitudo
yang terbatas (diskrit).
6. Analog to Digital
Converter (ADC)
Sinyal di dunia nyata
adalah analog: cahaya, suara. Jadi, sinyal dunia nyata harus diubah menjadi
digital,
menggunakan
sirkuit yang disebut ADC
(Analog-to-Digital
Converter), supaya
dapat
dimanipulasi oleh peralatan digital. Ketika melakukan pemindaian gambar dengan scanner maka apa yang dilakukan oleh scanner
adalah konversi
analog-ke-digital
dengan mengambil
informasi
analog yang diberikan oleh gambar (cahaya) dan mengkonversi ke
digital. Ketika merekam suara atau
menggunakan solusi VoIP di komputer, maka akan menggunakan analog-to- digital
converter untuk mengkonversi suara, yang
adalah analog, menjadi informasi digital.
7. Digital to Analog Converter
(DAC)
DAC adalah perangkat untuk
mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk digital menjadi sinyal keluaran dalam bentuk analog
(tegangan, arus,
muatan
listrik). Tegangan keluaran yang dihasilkan DAC sebanding dengan nilai digital yang masuk ke dalam
DAC.
Sebuah DAC menerima informasi digital dan
mentransformasikannya ke dalam bentuk suatu tegangan analog. Informasi digital
adalah dalam bentuk angka biner dengan jumlah digit yang
pasti. Khususnya ketika dipergunakan sebagai
penghubung dengan sebuah komputer, angka biner ini disebut word biner atau word
komputer. Digit-digit tersebut disebut bit word. Sehingga, sebuah word 8 bit
akan memberikan sebuah angka biner yang memiliki delapan digit. Konverter D/A
mengonversi sebuah word digital ke dalam sebuah tegangan analog dengan
memberikan skala output analog berharga nol ketika semua bit adalah nol dan
sejumlah nilai maksmum ketika semua bit adalah satu.
BAB X
Kegiatan Belajar 10 : Protokol Komunikasi Komputer Terapan
Secara definisi Protokol
adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik
komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau
kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan
koneksi perangkat keras.
Secara
umum fungsi protokol adalah menghubungkan pengirim dan penerima dalam
berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik
dan akurat. Tidak semua protokol memiliki fungsi atau fitur yang sama, tetapi
ada juga beberapa protokol
yang memiliki fungsi sama meski berada pada
tingkat berbeda. Beberapa protocol bergabung dengan protokol lainnya untuk
membangun sistem komunikasi yang utuh.
1. RS-232
Protokol RS232 merupakan
protokol serial yang digunakan untuk berkomunikasi antara
perangkat/instrumen dengan komputer melalui
Port COMM. Untuk melakukan komunikasi melalui protokol ini, diperlukan sebuah
driver serial.
2. RS-485
RS485 atau EIA (Electronic
Industries Association) RS485 adalah jaringan balanced line dan dengan system pengiriman
data secara half-duplex. RS485 bisa digunakan sebagai jaringan transfer data
dengan jarak maksimal 1,2 km.
3. USB (Universal Serial
Bus)
Universal Serial Bus (USB)
adalah salah satu standar interkoneksi antara komputer dengan peralatan eksternal yang mampu mendukung
kecepatan di
atas 1 Mbps.
Universal Serial Bus (USB) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada
komputer namun juga digunakan di peralatan
lainnya seperti konsol permainan, ponsel dan PDA.
4. Ethernet
Ethernet merupakan jenis
skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer
yang
dikembangkan
oleh Robert Metcalfe dan
David Boggs
di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.
5. IEEE 802.11
EEE 802.11 merupakan
standar untuk penerapan jaringan wireless dengan band (Frekuensi) 2,4 3,6 dan 5 Ghz. Hal tersebut dibentuk dan di
pantau oleh
IEEE LAN/MAN
Standart Committee
(IEEE 802).
Versi dasar dari IEEE 8022007 telah memiliki perubahan dan
modifikasi selanjutnya, standar inilah yang
menjadi dasar jaringan wireless dengan produk WIFI.
6. TCP/IP
EEE TCP/IP Sejarah TCP/IP dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket switching
digital yang
didanai oleh
DARPA (Defence Advanced
Research
Projects Agency) pada tahun 1969. Sementara itu ARPANET terus bertambah besar sehingga protokol yang
digunakan pada waktu itu tidak mampu lagi
menampung jumlah node yang semakin banyak. Oleh karena itu DARPA mendanai
pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum, yakni
TCP/IP dan diadopsi menjadi standard ARPANET
pada tahun 1983.
BAB XI
Kegiatan Belajar 11 : Kinerja I/O Bus
1. Bus
Komputer tersusun atas
beberapa komponen penting seperti CPU, memori, perangkat I/O dimana setiap komponen saling berhubungan untuk
membentuk
kesatuan
fungsi. Prosesor, memori, dan perangkat I/O dapat diinterkoneksikan dengan rnenggunakan bus
bersama
yang fungsi utamanya adalah menyediakan jalur
komunikasi untuk transfer data.
Bus tersebut menyertakan jalur
yang diperlukan untuk mendukung
interrupt dan arbitration.\
2. Struktur Bus
Komputer merupakan
gabungan dari modul-modul antara lain CPU, memori dan perangkat I/O yang saling berkomunikasi, kumpulan
lintasan atau
saluran
berbagai modul disebut struktur interkoneksi dimana rancangan struktur interkoneksi sangat
bergantung pada
jenis dan karakteristik pertukaran datanya.
Struktur interkoneksi mendukung perpindahan data antara modul dalam komputer,
contohnya perpindahan data dari memori ke CPU ataupun dari CPU ke perangkat
I/O.
3. Jenis-Jenis Bus
Berdasarkan jenis busnya,
bus dibedakan menjadi bus yang khusus menyalurkan data tertentu, misalnya paket data saja, atau alamat saja, jenis ini disebut dedicated bus.
Namun apabila
bus
menyalurkan informasi yang berbeda baik data, alamat maupun sinyal kontrol
dengan metode mulipleks data maka bus ini
disebut multiplexed bus. Keuntungan mulitiplexed bus adalah hanya memerlukan
saluran sedikit sehingga dapat menghemat tempat, namun
kerugiannya adalah kecepatan transfer data
menurun dan diperlukan mekanisme yang komplek untuk mengurai data yang telah
dimulitipleks.
Jika Anda berminat,Klik di SINI
Komentar
Posting Komentar